Sprinter Amerika Sha'Carri Richardson Cari Bantuan Usai Ditangkap atas Tuduhan Kekerasan dalam Rumah Tangga

Genvoice.id | 13 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sprinter Amerika Sha'Carri Richardson menyatakan bahwa ia akan mencari bantuan setelah ditangkap atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.

Atlet berusia 25 tahun ini ditahan pada 27 Juli di Bandara Internasional Seattle-Tacoma setelah terjadi perselisihan dengan pacarnya sekaligus atlet AS, Christian Coleman.

Laporan polisi menyebutkan rekaman video menunjukkan Coleman didorong ke dinding, kemudian Richardson melemparkan suatu benda ke arahnya.

Mengomentari penangkapannya untuk pertama kali melalui unggahan di media sosial, peraih medali emas dan perak Olimpiade ini mengatakan, "Saya memanfaatkan waktu ini bukan hanya untuk melihat diri saya sendiri, tetapi juga mencari bantuan tertentu yang pada akhirnya akan mencerminkan siapa saya sebenarnya."

Menurut laporan petugas polisi, Coleman tidak ingin ikut serta dalam penyelidikan dan "menolak menjadi korban."

Richardson dibebaskan keesokan harinya. Ia meminta maaf kepada Coleman dengan mengatakan, "Saya mencintainya dan kepada dia saya tidak bisa cukup meminta maaf."

Saat rekaman insiden itu menjadi publik, Coleman menggambarkan Richardson sebagai "manusia biasa dan orang yang hebat."

Dia mengatakan kepada The Athletic, "Dia mengalami banyak hal, banyak emosi dan tekanan di dalam dirinya yang tidak hanya saya tidak mengerti, tapi tidak ada orang yang mengerti."

Setelah penangkapan Richardson, USA Track and Field menyatakan mereka "menyadari laporan tersebut" tetapi "tidak akan berkomentar mengenai masalah ini."

Richardson meraih medali perak di nomor 100 meter pada Olimpiade Paris dan medali emas sebagai bagian dari tim estafet 4x100 meter AS.

Ia juga dijadwalkan untuk mempertahankan gelar nomor 100 meter dan estafet 4x100 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik di Tokyo yang dimulai pada 13 September mendatang.