Skandal Timnas Voli Putri Vietnam U-21: Diduga Mainkan 2 Pemain Pria, Terancam Sanksi Lebih Berat Lagi!

Genvoice.id | 13 Aug 2025

JAKARTA, GENVIOCE.ID - Gen, dunia voli internasional lagi heboh banget! Kejadian di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 bikin publik tercengang. Bukan karena permainan spektakuler, tapi karena dugaan serius yang menimpa Timnas Voli Putri Vietnam U-21.

Tim ini sebelumnya tampil cukup impresif di babak penyisihan Pool A yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya. Bahkan, mereka sempat memastikan tiket ke 16 besar. Salah satu pemainnya, Dang Thi Hong, berhasil masuk jajaran top scorer dengan catatan 83 poin - prestasi yang bikin namanya sering disebut-sebut. Tapi di balik performa itu, ada isu besar yang muncul.

Kabar panasnya, dua pemain Vietnam, Dang Thi Hong dan Nguyen Phuong Quynh, diduga bukan perempuan. Dugaan ini muncul setelah keduanya absen di laga terakhir melawan Puerto Riko. Menurut keterangan resmi Federasi Bola Voli Vietnam, absennya mereka karena ada pemeriksaan acak dari panitia, dan keduanya diminta melengkapi catatan pertandingan.

Sayangnya, Federasi Voli Dunia (FIVB) nggak tinggal diam. Hasilnya? Vietnam langsung didiskualifikasi dari turnamen. Semua empat laga mereka di Pool A - termasuk melawan Indonesia, Serbia, Kanada, dan Argentina - otomatis dianggap kalah. Satu-satunya kemenangan mereka cuma lawan Puerto Riko, itu pun saat dua pemain tersebut nggak turun main.

Yang bikin situasi makin runyam, FIVB belum menutup kasus ini. Mereka bilang ada kemungkinan Vietnam akan kena hukuman tambahan. Prosesnya sekarang sedang dipegang Panel Disiplin FIVB.

Dalam pernyataannya, FIVB menegaskan, "Sesuai Pasal 14.4 Peraturan Disiplin dan dengan mempertimbangkan keadaan kasus ini, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB akan merujuk berkas tersebut kepada Panel Disiplin FIVB untuk evaluasi lebih lanjut terkait potensi sanksi yang berlaku di luar pertandingan."

Artinya, hukuman tambahan bisa saja dijatuhkan, tergantung hasil evaluasi. Vietnam dan para pemain yang terlibat juga diwajibkan menyampaikan pembelaan tertulis.

Kasus ini jelas bikin reputasi voli Vietnam tercoreng. Dari calon pesaing kuat di turnamen, mereka malah terseret kontroversi yang mungkin akan jadi salah satu skandal terbesar di dunia voli putri internasional.