Inigo Martinez Akui Tawaran Al-Nassr Terlalu Menggiurkan untuk Ditolak
JAKARTA, GENVOICE.ID - Keputusan mengejutkan datang dari lini pertahanan Barcelona. Inigo Martinez, bek tengah berpengalaman asal Spanyol, resmi meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan klub Liga Arab Saudi, Al-Nassr. Pemain berusia 34 tahun itu mengakui bahwa faktor finansial menjadi alasan utama di balik keputusannya.
"Saya tidak pernah menyangka akan mendapat tawaran seperti ini. Tidak ada yang siap menghadapi tawaran sebesar itu," ujar Martinez dalam wawancara dengan Goal.com yang dikutip pada Rabu.
"Keputusan ini sulit karena Barcelona telah menjadi bagian penting dalam hidup saya, tetapi tawaran dari Al-Nassr benar-benar sulit untuk dikatakan tidak," tambahnya.
Peran Penting di Barcelona
Martinez bergabung dengan Barcelona pada 2023 sebagai agen bebas dari Athletic Bilbao. Sejak itu, ia tampil dalam 71 pertandingan dan menjadi salah satu pilar di lini belakang Blaugrana. Musim lalu, kontribusinya sangat vital dalam membantu tim asuhan Hansi Flick meraih treble domestik, Liga Spanyol, Piala Super Spanyol, dan Piala Raja.
Kepergian via Klausul Khusus
Tawaran dari Al-Nassr memicu klausul khusus dalam kontrak Martinez yang mengizinkannya pergi sebagai agen bebas bila ada minat dari klub Timur Tengah. Barcelona setuju untuk memutus kontraknya lebih awal, yang juga membantu klub mengurangi beban gaji sebesar 14 juta euro (Rp265 miliar).
Langkah ini diharapkan membuka ruang bagi Barcelona untuk segera mendaftarkan pemain baru seperti Joan Garcia dan Marcus Rashford menjelang musim Liga Spanyol 2025/26.
Petualangan Baru di Timur Tengah
Kepindahan Martinez diumumkan resmi pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Di Al-Nassr, ia akan bergabung dengan bintang besar seperti Cristiano Ronaldo dan Joao Felix. Kontraknya berdurasi hingga Juni 2026, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Bagi Barcelona, kepergian Martinez membuat stok bek tengah kini mengandalkan Pau Cubarsi, Ronald Araujo, Andreas Christensen, dan Eric Garcia. Langkah ini menandai akhir dari dua musim penuh kontribusi Martinez di Camp Nou, sekaligus membuka babak baru dalam kariernya di kancah sepak bola Timur Tengah.