Ford Hentikan Escape dan Lincoln Corsair Demi Produksi SUV dan Pickup EV Murah

Genvoice.id | 13 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ford dilaporkan akan menghentikan produksi dua SUV populernya, Ford Escape dan Lincoln Corsair, setelah tahun model 2026. Langkah ini diambil untuk memberi ruang bagi proyek ambisius: membangun truk listrik baru seharga sekitar $30.000 dan beberapa varian SUV berbasis platform yang sama di pabrik Louisville, Kentucky.

Keputusan ini merupakan bagian dari investasi senilai $5 miliar untuk memperkenalkan sistem produksi kendaraan listrik baru yang lebih efisien, yang disebut Universal EV Production System. Produksi EV murah ini dijadwalkan dimulai pada 2027, dimulai dari pickup listrik kompak yang digadang-gadang akan menjadi pesaing utama di segmen kendaraan listrik terjangkau.

Menurut laporan Edmunds, stok Escape dan Corsair yang ada diperkirakan cukup untuk memenuhi permintaan hingga 2026. Namun, setelah itu, kedua model ini tidak akan kembali ke showroom. Bagi Ford, hal ini berarti SUV termurah yang tersedia adalah Bronco Sport dan Bronco ukuran penuh. Sementara itu, Lincoln akan menjadikan Nautilus sebagai model entry-level, yang harganya jauh lebih tinggi dibandingkan Corsair.

Langkah ini tergolong berani, mengingat Ford Escape merupakan SUV terlaris kedua Ford pada 2024. Sebelumnya, Ford juga sudah menghentikan berbagai model terjangkau seperti Fiesta, Focus, Fusion, dan EcoSport. Satu-satunya model baru yang relatif terjangkau adalah pickup Maverick, yang meski populer, harganya terus naik mendekati level mid-size.

Bagi konsumen, hilangnya Escape mungkin tidak terlalu pahit karena Bronco Sport hadir dengan harga hanya selisih sedikit-sekitar $1.000 lebih mahal dari Escape-namun dilengkapi dengan fitur lebih lengkap termasuk penggerak AWD standar. Di sisi Lincoln, kehilangan Corsair berarti konsumen harus merogoh kocek sekitar $13.000 lebih mahal untuk mendapatkan Nautilus, kecuali Lincoln memutuskan menghadirkan versi EV murah berbasis proyek baru ini di masa depan.

Dengan strategi ini, Ford berharap bisa memperkuat posisinya di pasar EV terjangkau, meskipun harus mengorbankan dua model SUV yang sudah mapan di segmen populer. Risiko besar menanti, tetapi jika truk listrik $30.000 ini sukses, langkah ini bisa menjadi titik balik penting bagi masa depan elektrifikasi Ford.