Aturan Baru Bulu Tangkis: Pemain Punya 25 Detik Sebelum Servis, Boleh Dipakai Buat Minum!

Genvoice.id | 13 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kalau kamu sering nonton pertandingan bulu tangkis, pasti nggak asing sama momen pemain yang langsung siap servis begitu poin berakhir. Nah, sekarang ada kabar baru dari Badminton World Federation (BWF) yang bikin aturan ini lebih fleksibel.

Mulai tahun ini, pemain punya waktu istirahat 25 detik sebelum melakukan servis setelah reli selesai. Bedanya, kalau dulu waktu itu cuma dipakai buat atur napas dan siapin posisi, sekarang boleh banget dipakai buat minum, lap keringat, atau bahkan ganti raket kalau perlu.

Perubahan aturan ini nggak datang tiba-tiba, Gen. BWF melihat kalau pertandingan sekarang makin intens dan reli bisa berlangsung lebih lama. Pemain butuh jeda yang cukup buat memulihkan stamina biar performa tetap maksimal. Dengan aturan ini, diharapkan pemain bisa mengatur energi lebih baik sepanjang pertandingan.

Secara teknis, waktu 25 detik ini dihitung mulai dari shuttlecock dinyatakan mati sampai wasit meniup peluit tanda servis harus dilakukan. Artinya, kalau kamu lihat pemain sedikit melipir ke tepi lapangan buat minum, itu sekarang sah-sah aja, asal nggak lewat batas waktu.

Bukan cuma itu, perubahan ini juga membantu mencegah cedera. Saat kelelahan, risiko otot ketarik atau cedera lain jadi lebih besar. Dengan jeda singkat ini, pemain punya kesempatan untuk stretching ringan atau sekadar mengatur napas.

BWF juga memastikan kalau aturan baru ini bakal diterapkan di semua turnamen resmi, mulai dari level super series sampai kejuaraan dunia. Jadi, baik pemain senior maupun junior bakal merasakan manfaatnya.

Buat penonton, aturan ini mungkin bikin pertandingan sedikit lebih lama, tapi justru bisa bikin tiap reli lebih seru karena pemain punya energi yang cukup. Siapa tahu, dengan stamina yang lebih terjaga, kita bisa lihat lebih banyak rally panjang yang memukau.

Jadi, kalau nanti kamu nonton pertandingan dan lihat pemain sempat minum sebelum servis, jangan kaget. Itu bukan pelanggaran, tapi bagian dari aturan baru bulu tangkis yang bikin permainan lebih manusiawi dan adil.