Harga BBM Hari Ini 13 Juli 2026: Pertamax Turbo Turun, Pertalite Masih Tetap
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali melakukan penyesuaian harga untuk produk non-subsidi. Perubahan harga yang berlaku mulai Juli 2026 ini membuat beberapa jenis BBM mengalami penurunan, terutama untuk bahan bakar beroktan tinggi dan diesel.
Penyesuaian harga dilakukan oleh berbagai operator, mulai dari Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation. Di sisi lain, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak mengalami perubahan.
Bagi masyarakat yang rutin menggunakan BBM non-subsidi, penurunan harga ini menjadi kabar baik karena dapat membantu mengurangi biaya operasional kendaraan.
Pertamax Turbo dan Dex Series Turun Harga
PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga beberapa produk unggulannya, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.300 per liter, turun Rp1.450 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp20.750 per liter.
Sementara itu, penurunan paling besar terjadi pada Pertamina Dex. Harga bahan bakar diesel premium tersebut turun Rp3.650 per liter menjadi Rp21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800 per liter.
Dexlite juga ikut mengalami penyesuaian dengan penurunan sebesar Rp3.300 per liter sehingga kini dijual seharga Rp19.700 per liter.
Meski demikian, Pertamina belum mengubah harga Pertamax (RON 92) yang tetap berada di angka Rp16.250 per liter. Begitu pula Pertamax Green 95 yang masih dipasarkan seharga Rp17.000 per liter.
Shell dan BP-AKR Ikut Turunkan Harga Diesel
Tidak hanya Pertamina, perusahaan penyedia BBM swasta juga melakukan penyesuaian harga.
Shell Indonesia memangkas harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp21.340 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp24.490 per liter.
Sementara itu, harga Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum diperbarui dalam daftar harga terbaru.
BP-AKR juga menurunkan harga BP Ultimate Diesel menjadi Rp21.340 per liter dari sebelumnya Rp25.060 per liter.
Adapun harga BP 92 masih bertahan di Rp16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate tetap dijual seharga Rp17.240 per liter.
Harga Vivo dan Mobil Indostation
Vivo Energy Indonesia juga mempertahankan harga sejumlah produknya sejak awal Juli.
Harga Revvo 92 masih berada di Rp16.670 per liter, sementara Revvo 95 dijual Rp17.240 per liter. Untuk Diesel Primus, harganya dipatok Rp21.340 per liter.
Sementara itu, Mobil Indostation menetapkan harga Gasoline 92 sebesar Rp16.670 per liter.
Daftar Harga BBM Terbaru per 13 Juli 2026
SPBU Pertamina
- Biosolar (Subsidi): Rp6.800/liter
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.300/liter
- Dexlite: Rp19.700/liter
- Pertamina Dex: Rp21.150/liter
SPBU Shell
- Shell V-Power Diesel: Rp21.340/liter
- Shell Super: Belum diperbarui
- Shell V-Power: Belum diperbarui
- Shell V-Power Nitro+: Belum diperbarui
SPBU BP-AKR
- BP 92: Rp16.670/liter
- BP Ultimate: Rp17.240/liter
- BP Ultimate Diesel: Rp21.340/liter
SPBU Vivo
- Revvo 92: Rp16.670/liter
- Revvo 95: Rp17.240/liter
- Diesel Primus: Rp21.340/liter
Mobil Indostation
- Gasoline 92: Rp16.670/liter
Penyesuaian Harga Dipengaruhi Berbagai Faktor
Penetapan harga BBM non-subsidi mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, kondisi ekonomi nasional, kebijakan fiskal pemerintah, hingga daya beli masyarakat.
Dengan turunnya harga beberapa jenis BBM non-subsidi, masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun pelaku usaha transportasi diharapkan dapat memperoleh sedikit keringanan dalam biaya operasional.