Film "Project Hail Mary" Dibanjiri Jempol ke Bawah, Ini Penjelasannya

Genvoice.id | 13 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film fiksi ilmiah terbaru, Project Hail Mary, tengah ramai diperbincangkan bukan hanya karena ceritanya, tetapi juga fenomena unik di kolom ulasan penonton. Banyak review justru menampilkan ikon jempol ke bawah atau thumbs down, meski memberikan penilaian tinggi.

Sekilas, hal ini terlihat membingungkan. Secara umum, simbol jempol ke bawah identik dengan kritik atau ketidaksukaan. Namun pada kasus film ini, maknanya justru berbanding terbalik.

Faktanya, "Project Hail Mary" tetap mendapatkan respons positif dari penonton. Rating rata-rata yang beredar bahkan mencapai angka tinggi, sekitar 4,3 dari 5, disertai pujian untuk alur cerita, visual, hingga performa para pemainnya.

Lalu, kenapa banyak penonton tetap memakai simbol jempol ke bawah?

Jawabannya ada pada detail cerita dalam film itu sendiri. Tren ini muncul sebagai inside joke yang dipahami oleh mereka yang sudah menonton.

Dalam film, karakter utama Ryland Grace yang diperankan Ryan Gosling bertemu dengan makhluk luar angkasa bernama Rocky. Dalam salah satu momen, Grace mencoba mengajarkan Rocky gestur jempol ke atas sebagai tanda pujian.

Namun, karena keterbatasan fisik, Rocky justru selalu menunjukkan jempol ke bawah sambil tetap menganggapnya sebagai bentuk "thumbs up". Momen ini berulang dan menjadi salah satu adegan paling ikonik sekaligus menghibur dalam film.

Seiring berjalannya cerita, Grace pun memahami bahwa gestur tersebut adalah cara Rocky menyampaikan apresiasi. Dari sinilah muncul ironi yang kemudian diadopsi penonton sebagai lelucon internal.

Alih-alih menggunakan jempol ke atas seperti biasa, banyak penonton memilih jempol ke bawah untuk menyatakan bahwa mereka menyukai film tersebut-mengikuti "versi Rocky".

Fenomena ini akhirnya menyebar luas di media sosial dan platform ulasan, menciptakan tren unik yang hanya dipahami oleh sesama penonton film tersebut.

Secara cerita, "Project Hail Mary" mengangkat kisah misi luar angkasa yang menegangkan sekaligus emosional. Film ini mengikuti perjalanan seorang guru sains bernama Ryland Grace yang ditugaskan untuk menyelamatkan matahari yang perlahan meredup.

Dalam misinya, ia terbangun sendirian di pesawat luar angkasa tanpa ingatan lengkap tentang tugasnya. Seiring waktu, ia mulai menyusun kembali ingatan dan menyadari bahwa pengetahuan sains yang dimilikinya menjadi kunci keselamatan umat manusia.

Pertemuannya dengan Rocky pun menjadi titik penting yang menghadirkan dinamika unik, sekaligus memperkuat sisi emosional dalam cerita.

Dengan konsep cerita yang kuat dan detail kecil yang membekas seperti "thumbs down" ala Rocky, tak heran jika "Project Hail Mary" berhasil mencuri perhatian dan meninggalkan kesan mendalam bagi penontonnya.