Abu Janda Menghina Rasul? Jejak Digital Permadi Arya Kembali Viral Usai Debat Panas di "Rakyat Bersuara"

Genvoice.id | 13 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama pegiat media sosial Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda kembali menjadi sorotan publik setelah kemunculannya dalam program televisi "Rakyat Bersuara". Penampilannya dalam acara yang ditayangkan oleh iNews TV itu memicu perdebatan luas di media sosial.

Dalam tayangan tersebut, Permadi Arya terlibat adu argumen dengan sejumlah narasumber terkait konflik geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, Iran, dan Palestina. Perdebatan yang berlangsung panas membuat suasana studio memanas hingga moderator acara, Aiman Witjaksono, mengambil langkah untuk meredakan situasi.

Setelah potongan video debat itu beredar luas di internet, sejumlah warganet kembali menyoroti jejak digital lama Permadi Arya di media sosial. Salah satu yang ramai dibahas adalah balasan komentarnya kepada warganet saat menanggapi diskusi mengenai kasus Jeffrey Epstein.

Dalam percakapan tersebut, seorang pengguna media sosial meminta orang lain menebak agama Epstein. Permadi kemudian membalas dengan kalimat yang menyinggung sosok yang disebut menikahi anak berusia enam tahun. Meski tidak menyebut nama secara langsung, sebagian warganet menilai komentar tersebut mengarah pada sosok Muhammad.

Isu ini kembali memicu perdebatan di media sosial karena terdapat berbagai pandangan mengenai usia Aisyah binti Abu Bakar saat menikah dengan Nabi Muhammad. Beberapa riwayat hadis menyebut usia enam tahun, sementara kajian lain menyebutkan bahwa Aisyah kemungkinan sudah berusia lebih dewasa saat pernikahan berlangsung.

Selain isu tersebut, warganet juga kembali mengangkat pernyataan Permadi Arya yang pernah mengkritik pidato Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Dalam komentarnya, Permadi menilai terdapat sejumlah informasi yang menurutnya tidak akurat dalam pidato tersebut, khususnya ketika membahas kondisi militer Indonesia.

Ia menyebut pidato tersebut disampaikan dengan baik, namun menurutnya terdapat distorsi informasi yang bisa menimbulkan kesan keliru di masyarakat.

Kontroversi ini semakin ramai setelah potongan pernyataan Permadi Arya dibagikan ulang oleh tokoh agama Rifky Ja'far Thalib melalui akun media sosialnya. Dalam unggahannya, Rifky mempertanyakan mengapa Permadi Arya dinilai masih bebas beraktivitas meski beberapa pernyataannya dianggap menyinggung tokoh agama maupun tokoh publik.

Ia juga mengajak para pengikutnya untuk melaporkan akun media sosial milik Permadi Arya. Ajakan tersebut memicu beragam respons dari warganet di kolom komentar, termasuk yang menyatakan telah melaporkan akun tersebut.

Hingga kini, polemik terkait pernyataan dan jejak digital Permadi Arya masih ramai dibicarakan di media sosial. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kemungkinan langkah hukum atas kontroversi yang kembali mencuat tersebut.