Fajar Sadboy Tegaskan Aksi Indra Frimawan di Podcast Hanya Candaan, Bukan Perundungan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Komedian sekaligus aktor muda Fajar Sadboy akhirnya angkat bicara terkait insiden dirinya diludahi oleh komika Indra Frimawan saat tampil di podcast "Close the Door" pada 6 Februari 2026. Klarifikasi tersebut disampaikan Fajar dalam sesi Live Instagram bersama Amanda Manopo pada 12 Februari 2026.
Dalam siaran langsung itu, Fajar menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni bagian dari candaan sesama komedian. Ia membantah adanya unsur perundungan dalam interaksi tersebut.
"Enggak, itu becandaan. Beliau kan komedian, aku juga," ujar Fajar, yang memiliki nama asli Fajar Labatjo.
Ia juga memastikan bahwa Indra Frimawan maupun Deddy Corbuzier tidak memiliki niat buruk terhadap dirinya. Menurut Fajar, hubungan mereka tetap baik dan profesional.
Insiden tersebut terjadi sekitar menit ke-45 dalam episode podcast ketika perbincangan membahas podcaster favorit Fajar. Jawaban Fajar yang dinilai tidak nyambung memicu reaksi spontan Indra hingga meludah ke arahnya. Momen itu disambut tawa oleh Deddy dan tim produksi, sementara Fajar terlihat menutup hidung dan mulutnya.
Aksi serupa sebelumnya juga pernah terjadi saat Fajar menjadi bintang tamu dalam podcast "Logika Frimawan" pada 9 November 2025. Namun, potongan video dari "Close the Door" kembali ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet.
Meski Fajar telah meluruskan bahwa kejadian tersebut adalah bagian dari dinamika komedi, sejumlah netizen tetap menyuarakan keprihatinan. Beberapa di antaranya menilai tindakan meludah tidak pantas dijadikan bahan candaan dan menyarankan Fajar untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan profesional.
Komentar bernada dukungan pun membanjiri unggahan terkait insiden itu. Ada yang menilai pentingnya menjaga rasa saling menghormati, meskipun dalam konteks hiburan. Sebagian lainnya mengaku ikut merasa sedih melihat perlakuan tersebut, walaupun Fajar sendiri mengaku tidak mempermasalahkannya.
Di tengah polemik yang berkembang, pernyataan langsung Fajar menjadi penegasan bahwa ia tidak merasa dirugikan. Klarifikasi tersebut diharapkan dapat meredam spekulasi dan asumsi publik terkait relasinya dengan Indra Frimawan maupun Deddy Corbuzier.
Kasus ini sekaligus kembali memunculkan diskusi publik mengenai batasan humor di ruang digital, khususnya dalam format podcast yang mengandalkan spontanitas dan interaksi langsung antar-komedian.