Terbongkar Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, Benarkah Tak Sah Sejak Awal?

Genvoice.id | 13 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kisah masa lalu Aurelie Moeremans kembali menyeruak ke permukaan publik. Pernikahan Aurelie Moeremans dengan Roby Tremonti, yang sejak awal menuai kontroversi karena tanpa restu orang tua, kembali dipertanyakan keabsahannya. Isu ini kian memanas setelah nama Roby terseret dalam dugaan child grooming yang ramai dibahas di media sosial.

Perhatian publik semakin tertuju pada Aurelie setelah ia merilis buku memoar berjudul Broken Strings. Dalam buku tersebut, Aurelie secara jujur mengisahkan pengalaman pahit semasa remaja saat terjebak dalam hubungan yang baru ia sadari bertahun-tahun kemudian sebagai relasi tidak sehat. Meski tak menyebut nama secara eksplisit, detail cerita, rentang usia, dan waktu kejadian membuat banyak pihak mengaitkan kisah itu dengan hubungan Aurelie dan Roby di masa lalu.

Spekulasi pun berkembang liar. Warganet kembali menguliti pernikahan singkat keduanya yang memang sejak awal dipenuhi tanda tanya. Perbedaan versi antara Aurelie dan Roby membuat publik bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi?

Awal Mula Hubungan dari Cinta Lokasi

Aurelie dan Roby pertama kali bertemu pada 2009 dalam sebuah proyek syuting. Intensitas pertemuan membuat keduanya semakin dekat hingga akhirnya menjalin hubungan asmara. Namun, saat itu Aurelie masih berusia sangat muda. Fakta ini langsung memicu kekhawatiran besar dari pihak keluarga.

Orang tua Aurelie menilai sang putri belum cukup matang secara usia dan mental untuk menjalani hubungan serius, apalagi dengan pria yang usianya terpaut cukup jauh.

Penolakan Keras hingga Libatkan Lembaga Perlindungan Anak

Penolakan keluarga bukan sekadar larangan biasa. Sang ibu bahkan disebut-sebut meminta bantuan KPAI dan Komnas Perlindungan Anak karena merasa keselamatan serta kondisi psikologis anaknya terancam. Meski mendapat tekanan dari berbagai arah, hubungan Aurelie dan Roby tetap berlanjut tanpa restu.

Upaya Menikah Diam-Diam Tanpa Restu Orang Tua

Karena restu tak kunjung diberikan, Roby dikabarkan berusaha mencari gereja yang bersedia menikahkan mereka tanpa kehadiran orang tua dan tanpa prosedur gereja yang lazim. Aurelie mengungkap Roby mendatangi banyak gereja, bahkan mengeluarkan biaya besar, hingga akhirnya menemukan sebuah gereja di wilayah Cibinong.

Pernikahan Agama Tanpa Pencatatan Negara

Pada Oktober 2011, pernikahan agama pun dilangsungkan secara tertutup di Cibinong, Jawa Barat. Prosesi ini tidak dicatat secara negara dan berlangsung tanpa keluarga Aurelie. Ia mengaku pernikahan tersebut terasa janggal, tanpa pembekalan, tanpa persiapan, dan tanpa dukungan emosional.

Rumah Tangga Singkat dan Luka Panjang

Pernikahan itu hanya bertahan sekitar 15 bulan. Januari 2013 menjadi titik akhir ketika Aurelie memutuskan kembali ke rumah orang tuanya. Bertahun-tahun kemudian, ia menegaskan tidak berstatus janda dengan menunjukkan surat gereja yang menyatakan dirinya tidak terikat pernikahan secara sah.

Aurelie juga mengungkap ia menjalani pernikahan tersebut di bawah tekanan, ancaman, pembatasan aktivitas, hingga dugaan kekerasan yang berdampak serius pada fisik dan mentalnya. Di sisi lain, Roby membantah semua tuduhan dan bersikeras pernikahan mereka sah secara agama.

Perbedaan versi inilah yang membuat kisah pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti terus menjadi polemik berkepanjangan, menyisakan luka lama, kontroversi, dan pertanyaan yang hingga kini belum sepenuhnya terjawab.