Banjir Jakarta Makin Parah, 2.000 Warga Mengungsi Dan Puluhan RT Terendam Air Hingga 1 Meter!

Genvoice.id | 13 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka kembali menyelimuti ibu kota karena situasi banjir di Jakarta terpantau semakin meluas dan memprihatinkan hingga Senin malam ini, Gen. Curah hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak pagi tadi bener-bener bikin debit air sungai meluap nggak terkendali sampai masuk ke pemukiman warga dengan sangat cepat. Bencana ini makin mengkhawatirkan karena tercatat sudah lebih dari 2.000 jiwa dari ratusan Kartu Keluarga (KK) yang terpaksa harus angkat kaki dari rumah mereka demi mencari keselamatan di tempat pengungsian.

Bayangkan saja, banyak dari saudara-saudara kita yang harus meninggalkan harta bendanya demi menyelamatkan nyawa karena ketinggian air di beberapa titik sudah mencapai satu meter. Berdasarkan data terbaru hingga pukul 21.00 WIB, tercatat ada 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan utama yang masih terendam air, membuat aktivitas kota bener-bener lumpuh total di beberapa sektor. Pemerintah melalui BPBD DKI Jakarta terus berupaya melakukan evakuasi dan menyiapkan posko darurat karena diprediksi jumlah pengungsi masih bisa bertambah kalau hujan nggak kunjung reda total malam ini, Gen.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan kalau persebaran pengungsi saat ini sudah merata di beberapa wilayah Jakarta yang terdampak paling parah. Di Jakarta Barat saja, tepatnya di Kelurahan Kamal, ada sekitar 700 warga dari 500 KK yang sekarang harus tidur di Masjid Al Falah. Nggak cuma itu, warga Kelurahan Tegal Alur juga harus mengungsi ke rumah susun terdekat dengan total 130 jiwa yang terdampak.

Daftar Lokasi Pengungsian di Jakarta Utara dan Selatan

Kondisi di Jakarta Utara nggak kalah menyedihkan, Gen. Warga dari Kelurahan Kebon Bawang yang berjumlah 256 jiwa sekarang tersebar di beberapa lokasi seperti Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushola Al Ikhlas, hingga SDN 05 Kebon Bawang. Sementara itu, di Kelurahan Lagoa ada 25 orang yang mengungsi di Masjid Al Barokah. Lokasi pengungsian lain juga terlihat di Kelurahan Warakas dan Semper Barat, di mana ratusan warga memenuhi Mushola Baiturahim, Rusun Embrio, bahkan sampai ada yang mengungsi di bengkel mobil.

Beralih ke Jakarta Selatan, delapan KK dari Kelurahan Cipete Utara juga harus pasrah mengungsi ke Mushalla Nurul Iman karena rumah mereka sudah nggak bisa ditempati lagi. Mobilitas tim penyelamat sekarang lagi difokuskan buat mastiin semua warga di titik-titik ini dapet bantuan logistik yang cukup selama di pengungsian.

Titik Banjir Terparah Capai Ketinggian 1 Meter

Banjir yang melanda Jakarta kali ini variasinya cukup ekstrem, mulai dari genangan semata kaki sekitar 20 cm sampai yang sedalam satu meter. Menurut laporan BPBD, titik yang paling parah terendam air ada di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, serta kawasan Kampung Melayu di Jakarta Timur. Meluapnya sungai-sungai besar di area ini jadi penyebab utama kenapa air bisa naik begitu tinggi dan lama surutnya.

Pemerintah terus menghimbau agar seluruh masyarakat tetap waspada dan jangan nekat menerobos genangan air yang dalam, terutama buat kalian yang masih berada di ruas jalan yang terendam. "Banjir di Jakarta terus meluas dan hingga Senin malam pukul 21.00 WIB sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan masih terendam," tutup Yohan dalam keterangannya. Tetap jaga keselamatan dan pantau terus info cuaca terkini ya, Gen!

Menurut Gen, apakah menurut kalian sistem penanganan banjir di Jakarta saat ini sudah cukup cepat dalam merespons evakuasi ribuan warga yang terdampak hari ini?