Khabib Numagomedov Klarifikasi Usai Viral Insiden Diusir dari Pesawat
Legenda Ultimate Fighting Championship (UFC) Khabib Numagomedov mengklarifikasi usai insiden viral dirinya yang dikeluarkan dari pesawat Frontier Airlines yang ditumpangi dirinya dari Las Vegas, Amerika Serikat (AS) menuju Los Angeles, Minggu (12/1). Insiden itu terjadi setelah Khabib beradu mulut dengan pramugari pesawat.
Khabib mengungkapkan, insiden tersebut berawal dari dirinya dihampiri oleh seorang pramugari yang melontarkan pertanyaan sangat kasar sejak awal percakapan.
"Wanita (awak kabin) yang mendatangi saya dengan pertanyaan-pertanyaan sangat kasar sejak awal, meskipun saya berbicara bahasa Inggris dengan sangat baik dan dapat memahami semuanya dan setuju untuk membantu, dia masih bersikeras untuk memindahkan saya dari tempat duduk saya. Apa dasarnya, apakah karena alasan ras, kebangsaan atau lainnya, saya tidak yakin," tulis Khabib melalui unggahan Instagram pribadinya @khabib_nurmagomedov yang berisi foto tiket pesawat, dikutip Senin (13/1).
"Namun setelah 2 menit berbicara, dia memanggil petugas keamanan dan saya diturunkan dari pesawat ini," tambahnya.
Khabib menambahkan, dirinya melakukan yang terbaik dan tetap tenang menanggapi situasi tersebut, meski dirinya harus diusir dari pesawat yang ditumpanginya. Berselang 1,5 jam setelah insiden itu, ia pun naik maskapai lain dan berangkat ke tujuan. Ia berharap pihak maskapai bisa memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap pelanggan.
"Saya melakukan yang terbaik untuk tetap tenang dan hormat seperti yang Anda lihat di video. Namun, para awak kabin tersebut bisa melakukan hal yang lebih baik di lain waktu dan bersikap baik kepada para pelanggan, tuturnya.
Manajer Khabib, Ali Abdelaziz, turut menanggapi insiden tersebut dengan memuji sikap Khabib yang tetap tenang menghadapi situasi negatif.
"Beberapa hal mungkin terjadi pada Anda secara negatif, tetapi Khabib selalu menjadi yang teratas karena sikap dan kelasnya. Inilah dia sebagai manusia," katanya kepada MMA Fighting.
Menyusul tersebar luasnya berita mengenai insiden tersebut, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengeluarkan pernyataan yang mendukung Khabib yang menuntut penyelidikan terhadap kebijakan dan perilaku maskapai tersebut.