Google Ditetapkan Sebagai Pemain Dominan oleh Inggris, Siap-Siap Hadapi Regulasi Ketat!

Genvoice.id | 12 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Google lagi-lagi jadi sorotan setelah otoritas Persaingan dan Pasar Inggris alias Competition and Markets Authority (CMA) baru aja menetapkan raksasa teknologi itu sebagai pemilik “status pasar strategis” atau istilah resmi buat bilang kalo Google terlalu kuat dan dominan di pasar pencarian online dan iklan digital.

Yup, Google dianggap udah terlalu mengakar kuat dalam layanan pencarian daring selama lebih dari 15 tahun. Bahkan Bing, pesaing terdekatnya, cuma punya kurang dari 5% pangsa pasar untuk pencarian dan iklan.

Bisa dibilang, Google main sendirian di liga atas.

Tapi tenang, penetapan ini bukan berarti Google langsung dinyatakan bersalah. Ini lebih ke langkah awal buat membuka pintu pengawasan lebih ketat dan potensi regulasi baru dari pemerintah Inggris.

CMA juga menyebut layanan-layanan canggih Google yang mulai berbasis AI, kayak AI Overviews, AI Mode, Discover, Top Stories, dan tab News, semua masuk dalam pantauan mereka.

Tapi, layanan kayak Google News atau distribusi pencarian masih aman, belum masuk daftar ‘awas’.

Buat sekarang, aplikasi AI kayak Gemini belum kena juga, tapi CMA ngasih sinyal bakal ngikutin perkembangannya. Dengan kata lain, kalau Gemini makin dominan, bisa jadi target selanjutnya.

Nah, apa dampaknya? Pemerintah Inggris bakal buka konsultasi publik akhir tahun ini. Beberapa opsi yang dipertimbangkan termasuk:

  • Layar pilihan mesin pencari (biar pengguna bisa pilih sendiri, nggak harus Google terus)

  • Sistem perpindahan data

  • Peringkat hasil pencarian yang lebih adil

  • Aturan yang jelas soal konten penerbit

  • Mekanisme persetujuan buat fitur-fitur AI dari Google

Di sisi lain, Google nggak tinggal diam. Mereka bilang, intervensi semacam ini justru bisa nghambat inovasi. Menurut mereka, selama ini Inggris bisa dapat akses awal ke teknologi baru karena belum terlalu ketat ngatur layanan kayak Google Search. Kalau mulai dibatasi, bisa-bisa produk baru malah telat rilis atau harga layanan naik.

Intinya, ini jadi awal dari babak baru buat Google di Inggris. Pemerintah ingin memastikan pasar tetap adil dan kompetitif, sementara Google berusaha tetap lincah di tengah makin kompleksnya regulasi.

Persaingan mesin pencari bakal makin panas, apalagi dengan AI yang makin nempel di semua lini.

Yang jelas, persaingan di dunia digital makin seru.