Ganda Putra Jadi Harapan Terakhir Indonesia di Men’s World Tennis Championship 2025

Genvoice.id | 12 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Harapan Indonesia di ajang Men's World Tennis Championship Seri VII yang digelar di Nusa Dua, Bali, kini sepenuhnya bergantung pada sektor ganda putra. Skuad Merah Putih kehilangan seluruh wakilnya di nomor tunggal setelah Muhamad Rifqi Fitriadi dan Lucky Candra Kurniawan tersingkir di babak 16 besar.

Turnamen berhadiah total USD 30 ribu (sekitar Rp453 juta) ini diikuti oleh para petenis muda berbakat dari berbagai negara. Indonesia sempat menurunkan empat pasangan ganda, namun hanya dua yang mampu bertahan hingga babak kedua, yakni Christhoper Rungkat/Muhamad Rifqi Fitriadi serta Ethan David Zapp/Anup Bangargi.

Kombinasi Senior-Junior Jadi Andalan

Melansir dari iNews, Jumat (12/9), pasangan Christhoper dan Rifqi tampil menjanjikan di laga pembuka melawan duet India-Rusia, Parth Aggarwal/Alexey Aleshchev. Sempat terseok di set pertama, mereka berhasil bangkit dan menang 7-5. Di set kedua, permainan semakin solid. Kombinasi pengalaman Christhoper dengan servis keras Rifqi membuat lawan kewalahan. Hasilnya, mereka menutup pertandingan dengan skor telak 6-1.

Christhoper mengaku masih beradaptasi setelah masa pemulihan cedera, namun kehadiran Rifqi membuatnya lebih percaya diri. Sementara Rifqi menilai pengalaman seniornya sangat membantu dalam situasi-situasi krusial di lapangan.

Duet "Gado-Gado" Juga Melaju

Selain itu, pasangan Ethan David Zapp (Indonesia) yang berduet dengan petenis India, Anup Bangargi, juga sukses melangkah ke babak 16 besar. Mereka harus melewati laga tiga set melawan Ajay Malik/Yas Yadav. Setelah kalah 4-6 di set pertama, mereka bangkit dengan kemenangan 6-3 di set kedua dan akhirnya menutup laga lewat super tiebreak 10-7.

Sayangnya, dua pasangan ganda Indonesia lainnya tidak beruntung. Lucky Candra/Tegar Abdi kalah dramatis lewat super tiebreak panjang 14-12, sedangkan Renaldi Aqila Salim/Michael Dylan Jimenez harus menyerah dua set langsung dari wakil Portugal.

Asa Tinggal di Sektor Ganda

Kegagalan sektor tunggal mempertegas bahwa peluang Indonesia kini sepenuhnya bertumpu pada sektor ganda. Rifqi sendiri takluk dari unggulan kedua asal Inggris, Max Basing, dengan skor 6-3, 6-2. Sementara perjalanan impresif Lucky Candra berakhir setelah kalah tipis 6-4, 7-5 dari Alexander Klincharov.

Dengan situasi ini, publik Tanah Air berharap kombinasi Christhoper/Rifqi serta Ethan/Anup bisa melangkah jauh. Konsistensi dan mental juara akan jadi kunci agar bendera Merah Putih tetap berkibar di turnamen internasional bergengsi ini.