Arda Guler Jadi Pusat Permainan Real Madrid, 3 Pemain yang Paling Diuntungkan

Genvoice.id | 12 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Real Madrid memasuki era baru bersama Jose Mourinho setelah dua musim terakhir gagal meraih trofi. Salah satu perubahan terbesar yang disiapkan pelatih asal Portugal tersebut adalah meningkatkan peran Arda Guler dalam permainan Los Blancos.

Guler diproyeksikan menjadi penghubung antara lini pertahanan dan serangan, terutama ketika Real Madrid mengandalkan skema serangan balik. Gelandang Timnas Turki itu bahkan berpeluang dimainkan lebih dalam pada pertandingan tertentu agar kemampuan distribusinya bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Perubahan posisi tersebut bukan hanya membuka ruang bagi Guler untuk berkembang. Jika rencana Mourinho berjalan sesuai harapan, sejumlah pemain Real Madrid juga bisa mendapatkan keuntungan besar dari kemampuan sang playmaker dalam mengalirkan bola.

Setidaknya ada tiga pemain yang berpotensi paling diuntungkan jika Guler benar-benar menjadi pusat permainan Real Madrid musim ini.

Aurelien Tchouameni Bisa Lebih Optimal

Aurelien Tchouameni menjadi salah satu pemain yang berpotensi merasakan dampak positif dari perubahan peran Guler. Selama ini, salah satu tantangan Tchouameni adalah kontribusinya ketika Real Madrid membangun serangan dari area belakang.

Kehadiran Guler di posisi yang lebih dalam dapat membuat pembagian tugas di lini tengah menjadi lebih jelas. Dalam skema dua gelandang bertahan, Tchouameni bisa lebih fokus menjalankan tanggung jawab defensif, sementara Guler mengambil peran sebagai pengatur serangan dari area yang lebih dalam.

Dengan pembagian tersebut, Tchouameni tidak harus terlalu banyak mengambil tanggung jawab dalam urusan kreativitas. Ia dapat berkonsentrasi menjaga keseimbangan lini tengah dan membantu memutus serangan lawan.

Jika Mourinho mampu menemukan kombinasi yang tepat, duet Tchouameni dan Guler bisa menjadi salah satu fondasi penting dalam sistem permainan baru Real Madrid.

Kylian Mbappe Jadi Sasaran Umpan Utama

Kylian Mbappe juga berpotensi mendapatkan keuntungan besar dari peningkatan peran Guler. Keduanya sudah menunjukkan koneksi yang cukup baik pada musim sebelumnya.

Sebagian besar dari sembilan assist yang dibuat Guler diberikan kepada Mbappe. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan Guler dalam membaca pergerakan penyerang asal Prancis itu sudah mulai terbentuk.

Jika Guler lebih sering mendapatkan bola di area dalam ketika Real Madrid melakukan transisi, Mbappe bisa menjadi salah satu target utama umpan vertikalnya.

Kecepatan Mbappe juga sangat cocok dengan pendekatan serangan balik yang menjadi salah satu ciri permainan Mourinho. Guler dapat berperan sebagai pemain yang mengirimkan bola ke ruang kosong, sementara Mbappe memanfaatkan kecepatannya untuk menyerang pertahanan lawan.

Koneksi tersebut berpotensi menjadi salah satu senjata utama Real Madrid jika Mourinho mampu mengoptimalkan keduanya.

Vinicius Junior Bisa Semakin Berbahaya

Vinicius Junior menjadi pemain ketiga yang berpeluang mendapatkan keuntungan besar dari perubahan peran Guler. Penyerang asal Brasil tersebut menargetkan setidaknya 20 gol di La Liga musim ini.

Kemampuan Guler dalam memberikan umpan terobosan bisa membantu Vinicius mencapai target tersebut. Guler tidak hanya harus mencari Mbappe sebagai tujuan umpan, tetapi juga membaca pergerakan Vinicius dari area dalam menuju ruang terbuka di sisi kiri.

Pola tersebut mengingatkan pada cara Toni Kroos memanfaatkan kecepatan Vinicius ketika Real Madrid melakukan transisi cepat. Pola serupa pernah terlihat ketika Los Blancos menghadapi Liverpool dan Bayern Munchen di fase gugur Liga Champions.

Mourinho membutuhkan kecepatan Vinicius untuk menjalankan serangan balik secara maksimal. Di sisi lain, Guler dapat menjadi pemain yang menentukan kapan dan ke mana bola harus dikirim.

Jika koneksi antara keduanya berjalan konsisten, Vinicius bisa mendapatkan lebih banyak peluang untuk mengeksploitasi ruang di belakang lini pertahanan lawan.

Guler Bisa Jadi Kunci Sistem Mourinho

Perubahan peran Arda Guler menunjukkan bahwa Mourinho memiliki rencana berbeda untuk gelandang muda tersebut. Guler tidak hanya diproyeksikan sebagai pemain kreatif di area depan, tetapi juga dapat diberi tanggung jawab untuk menghubungkan lini tengah dengan lini serang.

Jika mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik, Guler berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam sistem baru Real Madrid.

Di saat yang sama, kemampuan Guler mengalirkan bola dengan cepat dapat membuat pemain seperti Tchouameni, Mbappe, dan Vinicius semakin optimal.

Kini, tantangan bagi Mourinho adalah menemukan komposisi dan pola permainan yang mampu memaksimalkan kualitas tersebut. Jika berhasil, perubahan peran Guler bisa menjadi salah satu kunci kebangkitan Real Madrid setelah dua musim tanpa trofi.