Gak Usah Takut Makan Telur! Penelitian Ilmiah Terbaru Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Kolesterol dan Telur

Genvoice.id | 12 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Halo, Gen! Pasti kalian sering dengar kan kalau telur itu musuh utama buat yang punya masalah kolesterol? Tiap kali mau makan telur, langsung kepikiran, "Duh, nanti kolesterol naik gak ya?"

Nah, ternyata anggapan itu enggak sepenuhnya benar, lho. Sebuah studi terbaru justru mengungkap fakta yang bikin kita kaget: konsumsi telur setiap hari ternyata bagus buat kadar kolesterol.

Selama ini, telur, khususnya kuningnya, memang sering jadi "kambing hitam". Gimana enggak? Satu kuning telur aja mengandung sekitar 186 mg kolesterol dan tinggi lemak. Makanya, banyak orang menghindari makan telur terlalu sering.

Studi Baru Ungkap Fakta Mengejutkan

Tapi, studi yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition ini seolah mau meluruskan semua anggapan itu. Peneliti dari University of South Australia penasaran, sebenarnya yang bikin kolesterol naik itu telurnya sendiri, atau justru makanan lain yang sering barengan dimakan sama telur, kayak bacon, mentega, atau keju?

Untuk cari tahu jawabannya, mereka ngajak 61 orang dewasa sehat berusia 18-60 tahun buat ikutan eksperimen. Para peserta ini punya kadar kolesterol LDL (yang sering disebut kolesterol jahat) normal di awal penelitian. Mereka dibagi dalam tiga fase diet yang berbeda, masing-masing berlangsung selama lima minggu:

  1. Fase Control: Makan 1 butir telur per minggu.
  2. Fase Egg: Makan 2 butir telur per hari.
  3. Fase Egg-Free: Enggak makan telur sama sekali.

Selama eksperimen, semua peserta makan dengan jumlah kalori yang sama dan diawasi ketat sama ahli gizi. Setelah setiap fase berakhir, kadar lipid darah mereka diukur.

Hasilnya Bikin Tercengang!

Hasilnya benar-benar di luar dugaan. Ternyata, di fase Egg, kadar kolesterol LDL, kolesterol total, dan ApoB (penanda partikel lemak jahat) justru menurun secara signifikan dibanding fase Control. Sementara itu, di fase Egg-Free, kadar kolesterol memang rendah, tapi penanda lain enggak terlalu berubah.

Intinya, para peneliti menemukan kalau kolesterol dari makanan seperti telur enggak otomatis bikin kolesterol jahat di tubuh naik. Berbeda dengan lemak jenuh yang memang terbukti bisa meningkatkan kolesterol jahat.

Jadi, makan dua butir telur sehari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh bisa bantu nurunin kolesterol LDL.

Tetap Perlu Diingat

Meskipun hasilnya positif banget, penelitian ini punya beberapa keterbatasan. Studi ini cuma fokus ke orang dewasa sehat, jadi hasilnya enggak bisa digeneralisasi buat semua orang.

Apalagi, studi ini didanai oleh Egg Nutrition Center, yang bisa menimbulkan sedikit bias. Tapi, para peneliti menegaskan kalau sponsor enggak terlibat dalam desain atau analisis studi, kok.

Jadi, buat kamu yang suka banget telur, enggak perlu khawatir lagi. Selama porsi makan dan gaya hidupmu sehat, telur bisa jadi bagian dari diet sehatmu!