Alisson Kasih Peringatan Brasil Jangan Terlena Lawan Maroko di Piala Dunia!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Brasil akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko pada Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Meski datang sebagai salah satu kandidat kuat juara, skuad Selecao memilih untuk tidak terlena dengan status tersebut.
Kiper utama Brasil, Alisson Becker, menegaskan timnya berada dalam kondisi siap tempur menjelang laga pembuka. Namun, menurut penjaga gawang Liverpool itu, label favorit justru bisa menjadi tekanan tambahan yang harus dihadapi setiap pemain di dalam skuad.
Pertandingan melawan Maroko di MetLife Stadium, New Jersey, menjadi langkah pertama Brasil untuk mewujudkan target besar mereka, yakni mengakhiri puasa gelar Piala Dunia yang sudah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Terakhir kali Brasil mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola itu terjadi pada tahun 2002.
Menjelang turnamen, Alisson mengaku datang dengan kondisi yang jauh lebih baik. Setelah beberapa musim terakhir sempat terganggu cedera, kiper berusia 33 tahun tersebut merasa siap menjalani Piala Dunia ketiganya bersama Tim Samba.
Menurut Alisson, hal paling penting dalam sebuah turnamen bukanlah predikat favorit, melainkan bagaimana kesiapan tim ketika memasuki pertandingan pertama.
"Yang benar-benar penting adalah kondisi Anda saat menjalani pertandingan pertama. Kami siap," tegas Alisson.
Ia juga menilai banyak orang terlalu fokus pada status unggulan yang melekat pada Brasil. Padahal, dalam turnamen seketat Piala Dunia, semua tim memiliki peluang yang sama untuk menciptakan kejutan.
"Menjadi salah satu favorit tidak memberikan jaminan apa pun bagi siapa pun. Status itu justru menambah tekanan kepada tim," lanjut Alisson.
Efek Ancelotti Mulai Terlihat di Skuad Brasil
Brasil memang sempat melalui periode yang tidak mudah dalam beberapa tahun terakhir. Hasil yang kurang konsisten selama fase kualifikasi membuat banyak pihak mempertanyakan kekuatan mereka menjelang Piala Dunia.
Namun situasi perlahan berubah sejak Carlo Ancelotti mengambil alih kursi pelatih. Kehadiran pelatih asal Italia itu disebut membawa suasana baru yang lebih tenang di dalam tim.
Alisson mengakui Ancelotti memiliki pengaruh besar terhadap mental para pemain. Pengalaman panjang sang pelatih membuat skuad Brasil lebih nyaman dan fokus selama masa persiapan menuju turnamen.
"Siklus terakhir ini sangat berat dan kami benar-benar merasakannya. Namun semuanya mulai membaik ketika Ancelotti datang," ungkap Alisson.
"Dia memiliki kehadiran yang sangat kuat di dalam grup dan memberi kami ketenangan untuk bekerja," sambungnya.
Pertahanan Jadi Fokus Utama Brasil
Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, Ancelotti juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor pertahanan. Brasil merasa masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki sebelum memasuki fase-fase penting turnamen.
Alisson mengungkapkan timnya masih kebobolan sejumlah gol yang sebenarnya bisa dihindari. Karena itu, memperkuat lini belakang menjadi salah satu prioritas utama selama persiapan Piala Dunia.
"Beberapa gol yang kami terima sebenarnya bisa dihindari. Kami sedang bekerja untuk memperbaikinya karena Piala Dunia adalah turnamen yang singkat," jelas Alisson.
Meski begitu, ia tetap optimistis dengan peluang Brasil. Dengan banyaknya pemain berkualitas di lini depan, Alisson yakin timnya akan selalu memiliki kesempatan untuk mencetak gol di setiap pertandingan.
"Kami tahu akan selalu memiliki peluang untuk mencetak gol karena kualitas yang dimiliki tim ini," pungkasnya.
Laga kontra Maroko pun diprediksi menjadi ujian awal yang tidak mudah bagi Brasil. Jika mampu melewatinya dengan baik, Selecao bisa membuka jalan menuju target besar mereka di Piala Dunia 2026.