Candil Hadirkan Nuansa Rock di Proyek Religi "Sinyalturahmi: Trilagu Ramadhan"

Genvoice.id | 12 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Musisi rock Indonesia Candil kembali menghadirkan karya baru dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Dikenal lewat karakter vokalnya yang tinggi dan energik sejak bersama band Seurieus, kali ini Candil mencoba mengeksplorasi warna musik religi dengan sentuhan rock melalui proyek bertajuk "Sinyalturahmi: Trilagu Ramadhan".

Proyek tersebut dirilis khusus untuk menyambut bulan Ramadhan. Meski mengangkat tema religi, Candil tetap mempertahankan identitas musikalnya dengan memadukan unsur rock bersama berbagai genre lain.

"Sinyalturahmi: Trilagu Ramadhan" tidak sekadar hadir sebagai mini album biasa. Konsepnya dirancang sebagai narasi musikal yang menggambarkan perjalanan spiritual manusia untuk kembali terhubung dengan Sang Pencipta maupun dengan sesama.

Melalui proyek ini, Candil menyajikan tiga lagu dengan karakter musikal yang berbeda. Ketiga karya tersebut dirilis secara bertahap untuk menemani perjalanan emosional umat Muslim sepanjang Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Kamis (12/3), Candil menjelaskan bahwa trilogi lagu ini merupakan refleksi spiritual yang ia rasakan selama bulan puasa.

Ia ingin menghadirkan pengalaman musikal yang berbeda bagi pendengar. Menurutnya, perjalanan dalam trilogi ini menggambarkan perubahan suasana, dari nuansa yang kuat dan energik, kemudian menjadi megah, hingga berakhir dengan atmosfer yang lebih hangat.

Tiga lagu yang menjadi bagian dari proyek tersebut adalah "Yaa Ramadan", "Dengan Mu", dan "Bermaafan Bersalaman".

Proyek musik ini diproduseri oleh Bubi Sutomo. Ia menyebut konsep "Sinyalturahmi: Trilagu Ramadhan" memang dirancang untuk menghadirkan pengalaman musikal religi yang tidak biasa.

Menurutnya, penggabungan berbagai genre dalam proyek ini diharapkan dapat memberikan warna baru dalam lagu-lagu religi, sekaligus memperkuat pesan spiritual yang ingin disampaikan.

Kampanye musik proyek tersebut juga mendapat dukungan dari Telkomsel. Perusahaan telekomunikasi itu menilai pesan yang dibawa karya Candil selaras dengan semangat konektivitas yang selama ini mereka usung.

Perwakilan Telkomsel menyampaikan bahwa konektivitas tidak hanya berkaitan dengan jaringan komunikasi, tetapi juga tentang menjaga hubungan antarmanusia.

Melalui kolaborasi ini, mereka berharap pesan kebersamaan, refleksi diri, dan pentingnya silaturahmi selama bulan Ramadhan dapat menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas.