Mobil Makan Bergizi Gratis Tabrak Kerumunan Siswa di SDN Kalibaru 01 Cilincing, Saksi Mata Sebut Pengemudi Salah Injak Gas Hingga Ada Korban Kritis!

Genvoice.id | 11 Dec 2025

Gen, pagi hari yang seharusnya ceria di sekolah berubah menjadi peristiwa tragis di Jakarta Utara. Sebuah mobil yang membawa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan menabrak kerumunan siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Kecelakaan nahas ini terjadi saat para siswa sedang berbaris rapi di halaman sekolah, bersiap mengikuti kegiatan pagi.

Peristiwa ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat kendaraan tersebut seharusnya membawa program kebaikan untuk anak-anak sekolah.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Ahmad Rifai (35), menceritakan kronologi mengerikan kecelakaan tersebut. Ahmad menyebut, mobil MBG yang datang biasanya akan berhenti di area yang telah ditentukan sebelum memasuki lingkungan sekolah. Namun, pagi itu terjadi insiden tak terduga.

"Biasanya mobil MBG kalau mau masuk berhenti di sini atau di tengah-tengah. Mungkin dia salah nginjek gas atau gimana, langsung bablas," ujar Ahmad, dilansir dari RRI.

Ahmad Rifai menjelaskan bahwa mobil tersebut sempat melewati tanjakan kecil sebelum akhirnya tak terkendali dan menghantam kerumunan siswa yang sedang berbaris. "Udah naik, langsung bablas gitu, langsung nabrak," katanya.

Kondisi Korban dan Fokus Penyelamatan

Saksi mata tersebut sempat melihat pengemudi mobil setelah kejadian. Ia mengatakan bahwa pengemudi terlihat dalam kondisi sadar dan sempat turun dari mobil. Namun, Ahmad mengaku tidak sempat memperhatikan pengemudi lebih jauh karena seluruh fokusnya tertuju pada upaya menolong para korban yang terluka.

Ahmad Rifai merupakan salah satu warga yang ikut bergegas mengevakuasi anak-anak ke rumah sakit terdekat.

"Yang saya bawa naik angkot ada empat anak, tiga nggak terlalu parah, ada yang kena tangan, ada yang kena kaki. Yang satu parah, yang gemuk, dari kuping keluar darah semua," ucapnya, menggambarkan kondisi salah satu korban yang mengalami luka berat.

Keempat korban yang dievakuasi tersebut dipastikan adalah murid dari SDN Kalibaru 01. Ahmad menyebut, insiden ini menimbulkan banyak korban karena pada Kamis pagi, sekolah biasanya mengadakan kegiatan seperti apel atau upacara, sehingga kondisi halaman dan area sekolah sedang sangat ramai oleh siswa yang berbaris.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif terkait penyebab pasti kecelakaan tragis ini. Fokus utama penyelidikan adalah untuk memastikan dugaan kesalahan teknis atau dugaan kesalahan pengemudi saat mengoperasikan kendaraan. Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, terutama penyedia layanan program publik, untuk selalu memprioritaskan keamanan dan keselamatan, terutama di lingkungan sekolah.


Gen, melihat kasus kecelakaan di lingkungan sekolah seperti ini, langkah pencegahan paling mendesak apa yang harus segera dilakukan oleh pihak sekolah dan penyedia layanan program MBG?