Djokovic Bertahan di Shanghai, Dekatkan Diri ke Rekor Gelar Masters 1000 ke-41
JAKARTA, GENVOICE.ID - Novak Djokovic terus menunjukkan ketangguhannya di Shanghai Masters 2025. Meski harus berjuang keras, petenis asal Serbia itu berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Zizou Bergs 6-3, 6-4 pada Jumat (10/10), sekaligus menjaga asa untuk meraih gelar kelimanya di turnamen ATP Masters 1000 tersebut.
Dengan kemenangan ini, Djokovic yang kini berusia 38 tahun mencatat sejarah sebagai semifinalis tertua dalam sejarah turnamen Masters 1000. Ia kini hanya berjarak dua kemenangan lagi dari gelar ke-41 Masters 1000 dalam kariernya - dan gelar pertama sejak Paris Masters 2023.
"Sejujurnya, saya hanya berusaha untuk tetap bertahan di lapangan," kata Djokovic seusai pertandingan pertemuan pertamanya dengan Bergs, dikutip dari ATP. "Dia pemain hebat dengan permainan yang sangat bertenaga. Saya mencoba mengembalikan bola sebanyak mungkin untuk membuatnya kehilangan fokus, dan itu berhasil."
Djokovic sempat kesulitan menutup pertandingan di set kedua saat unggul 5-4. Namun setelah Bergs menyamakan kedudukan, Djokovic kembali mematahkan servis lawannya dan akhirnya menutup pertandingan tanpa kesalahan. Menurut data ATP, ia menyelamatkan empat dari lima break point yang dihadapinya dan kini memiliki rekor sempurna 27-0 musim ini setelah memenangi set pertama.
Meski sempat terlihat mengalami masalah pada kaki kirinya, Djokovic mampu bertahan dalam kondisi cuaca panas Shanghai. "Kondisinya sangat menantang bagi semua pemain. Saya hanya berusaha tetap berada di lapangan dan senang bisa melewati pertandingan ini," ujarnya.
Berhasil mencapai semifinal untuk ke-80 kalinya di ajang Masters 1000, Djokovic kini akan menghadapi Valentin Vacherot, petenis kualifikasi asal Monaco yang sebelumnya mengejutkan unggulan ke-10 Holger Rune dengan skor 2-6, 7-6(4), 6-4.
Djokovic pun kembali membuktikan bahwa di usia hampir empat dekade, ia masih menjadi kekuatan besar yang sulit ditumbangkan di dunia tenis profesional.