Apa Itu Zangi? Aplikasi Terenkripsi yang Dipakai Ammar Zoni Kelola Jaringan Narkoba di Balik Jeruji

Genvoice.id | 11 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan aktor Ammar Zoni kembali membuat geger setelah diduga terlibat dalam peredaran narkoba, kali ini dari dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Kasus Ammar Zoni Narkoba Rutan ini menjadi sorotan lantaran ia memanfaatkan sebuah aplikasi Zangi yang terkenal super rahasia untuk mengkoordinasikan transaksi sabu-sabu dan ganja sintetis dengan kurir di luar penjara.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Ammar Zoni bersama lima rekannya pada Rabu (9/10/2025) malam. Dalam penggerebekan, polisi menyita 50 gram sabu dan 1 kilogram ganja sintetis.

Kombes Pol Zefanya Situmeang dari Polda Metro Jaya menyebut aplikasi ini dipilih karena memiliki enkripsi yang sangat kuat dan minim metadata.

Simak selengkapnya mengenai apa itu Zangi dan bagaimana kronologi Ammar Zoni menjalankan bisnis haramnya dari balik jeruji besi.

Mengapa Zangi Jadi Pilihan Pelaku Kejahatan?

Menurut Kombes Pol Zefanya Situmeang, Ammar Zoni memilih Zangi karena enkripsinya sangat kuat dan minim metadata. Aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Silicon Valley ini menonjol dengan klaim "zero data collection".

Ini adalah kunci keamanannya:

  1. Enkripsi End-to-End Kelas Militer: Pesan, panggilan, dan file hanya bisa dibuka oleh pengirim dan penerima.
  2. Tidak Menyimpan Data di Server: Berbeda dari WhatsApp atau Telegram, data komunikasi hanya tersimpan di perangkat pengguna, bukan di server Zangi. Ini membuatnya sangat sulit dilacak oleh aparat.
  3. Bisa Otomatis Terhapus: Fitur ini menjamin bukti komunikasi bisa hilang setelah dibaca.
  4. Jaringan Lemah Aman: Zangi tetap bisa beroperasi lancar meski di lokasi dengan sinyal terbatas, seperti di dalam rutan.

Fitur privasi tinggi ini memang disukai jurnalis atau aktivis, tetapi seperti pedang bermata dua, pakar keamanan siber menilai Zangi rentan disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.

Kronologi Transaksi di Balik Jeruji

Ini adalah kali kedua Ammar Zoni tersandung narkoba sejak 2023. Kronologi terbaru menunjukkan Ammar menerima pasokan narkoba melalui kunjungan keluarga atau pegawai rutan.

Setelah barang masuk, transaksi penjualan kepada tahanan lain atau kurir di luar rutan dikoordinasikan via Zangi. Pesan terenkripsi digunakan untuk mengatur penyerahan sabu di dalam rutan. Ammar diduga menyimpan barang haram tersebut di kamar selnya sebelum diedarkan.

Kini, Ammar Zoni dan para tersangka dijerat dengan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.