Ford Tarik Hampir 2 Juta Mobil Gara-Gara Kamera Mundur Bermasalah, Ini Daftar Modelnya

Genvoice.id | 11 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ford kembali diterpa masalah serius. Produsen otomotif asal Amerika Serikat ini resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) hampir 2 juta kendaraan karena kerusakan pada kamera pandangan belakang. Masalah ini dinilai berisiko besar terhadap keselamatan pengemudi lantaran kamera bisa menampilkan gambar terbalik, buram, bahkan kosong saat mobil dimundurkan.

Menurut peringatan dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), gangguan ini bisa mengurangi visibilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Model yang terdampak cukup beragam, mulai dari Lincoln MKC, Mustang, F-Series Super Duty (F-250, F-350, F-450, F-550), Lincoln Navigator, Expedition, Edge, Transit Connect, Econoline, Transit, hingga Ranger tahun 2019.

Secara global, recall ini mencakup sekitar 1,45 juta unit di AS, 122 ribu di Kanada, dan 300 ribu di pasar internasional lainnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 39.323 unit di Amerika Serikat diperkirakan mengalami kerusakan nyata pada kamera. Ford mencatat setidaknya 44 ribu klaim garansi dan 18 kasus kecelakaan terkait masalah ini. Meski begitu, perusahaan menegaskan belum ada laporan cedera.

Komponen bermasalah tersebut diproduksi oleh Magna International, pemasok otomotif asal Kanada. Perusahaan ini sebelumnya juga sempat mengumumkan penarikan lebih dari 250 ribu unit kamera serupa yang dipasang di mobil Ford maupun Stellantis.

Ford berjanji akan memeriksa dan mengganti kamera yang rusak secara gratis di dealer resmi. Pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan mulai dikirim paling lambat 22 September, sementara surat tambahan terkait solusi permanen akan menyusul setelah siap.

Ini bukan kali pertama Ford menghadapi masalah serupa. Pada April lalu, perusahaan juga menarik 166 ribu kendaraan karena kerusakan kamera belakang. Bahkan pada November 2023, Ford harus membayar denda perdata sebesar 165 juta dolar AS setelah NHTSA menyatakan Ford gagal melakukan recall tepat waktu untuk kasus kamera mundur. Penyelidikan terhadap masalah ini sejatinya sudah dimulai sejak Agustus 2021, setelah recall awal terhadap 620 ribu unit pada 2020.

Kasus ini menjadi pengingat serius bagi industri otomotif bahwa teknologi keamanan yang seharusnya membantu pengemudi justru bisa jadi sumber bahaya bila tidak berfungsi dengan baik.