Siswi SMA Tewas Tertemper Commuter Line di Jurangmangu, Begini Kronologinya

Genvoice.id | 11 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang siswi SMA berinisial A (16) meninggal dunia setelah tertemper rangkaian Commuter Line di sekitar Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026) sore. Insiden tersebut terjadi saat kereta Commuter Line Green Line dengan rute Tanah Abang-Parung Panjang melintas sekitar pukul 16.45 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan perjalanan Commuter Line mengalami gangguan pada jam sibuk sore hari. Petugas dari kepolisian dan KAI Commuter kemudian melakukan penanganan serta proses evakuasi di lokasi kejadian.

Korban diketahui merupakan siswi kelas X di salah satu sekolah. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti korban dapat tertemper kereta di kawasan Stasiun Jurangmangu.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi perlu melakukan identifikasi, meminta keterangan saksi, serta melakukan pemeriksaan di lokasi sebelum dapat menyimpulkan penyebab kejadian.

"Belum bisa diketahui dulu ya, kita lagi mengecek. Dan baru datang, jasad baru, baru dibawa ke rumah sakit ke RSUD ya," ujar Boy saat dikonfirmasi pada Senin (10/8).

Kronologi Siswi Tertemper Commuter Line di Jurangmangu

Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, Commuter Line Green Line rute Tanah Abang-Parung Panjang sedang melakukan perjalanan dan kemudian terjadi insiden yang melibatkan seorang penumpang atau warga berjenis kelamin perempuan.

Petugas kepolisian dilaporkan tiba di Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah berada di lokasi, petugas bersama pihak terkait langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban.

Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Pihak keluarga juga telah kami kabari dan datang ke Stasiun Jurangmangu," kata Leza.

Pihak KAI Commuter selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian, layanan medis, serta keluarga korban selama proses penanganan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku menyusul insiden di kawasan Stasiun Jurangmangu.

KAI Commuter Sampaikan Keprihatinan

KAI Commuter menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menyebabkan seorang siswi SMA meninggal dunia tersebut. Perusahaan juga memastikan penanganan dilakukan bersama pihak-pihak terkait sesuai prosedur.

"Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di Stasiun Jurangmangu," ujar Leza.

Insiden tersebut turut berdampak terhadap perjalanan Commuter Line pada Senin sore. Proses penanganan dan evakuasi di lokasi menyebabkan perjalanan kereta mengalami keterlambatan selama beberapa waktu.

KAI Commuter kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna yang terdampak gangguan perjalanan. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas.

Sementara itu, penyebab pasti siswi tersebut tertemper kereta masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Identifikasi korban, pemeriksaan lokasi, serta keterangan dari sejumlah saksi menjadi bagian dari proses untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.