Roket Long March 7-A China Meledak Saat Lepas Landas, Misi Gagal
JAKARTA, GENVOICE.ID - Roket Long March-7A milik China mengalami kegagalan saat menjalankan misi peluncuran satelit komunikasi. Roket tersebut dilaporkan meledak sekitar satu setengah menit setelah meninggalkan landasan di Wenchang Spacecraft Launch Site, Provinsi Hainan, China selatan.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (10/9) ketika Long March-7A membawa satelit komunikasi Zhongxing-4B. Tidak ada manusia yang berada di dalam roket saat kejadian.
Ledakan terlihat dalam siaran langsung peluncuran. Roket yang semula melaju meninggalkan landasan kemudian mengalami masalah sebelum akhirnya meledak di udara.
Kantor berita resmi China, Xinhua, mengonfirmasi kegagalan dalam misi tersebut. Pemerintah China masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden.
Kegagalan Long March-7A ini menjadi insiden kedua yang menimpa keluarga roket tersebut sepanjang tahun ini. Peristiwa tersebut kembali menyoroti tantangan yang dihadapi China dalam menjaga keandalan kendaraan peluncur untuk mendukung program antariksa nasional.
Dampak insiden juga terlihat di pasar saham China. Sejumlah perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan sektor antariksa mengalami pelemahan pada Selasa (11/9).
China Spacesat Co, Hunan Aerospace Huanyu Communication Technology Co, dan China Satellite Communications Co tercatat sempat mengalami penurunan saham sedikitnya 6,6% sebelum sebagian kerugian berhasil dipangkas.
Satelit Zhongxing-4B yang dibawa dalam misi tersebut merupakan satelit komunikasi yang seharusnya ditempatkan di orbit menggunakan Long March-7A. Dengan kegagalan peluncuran, penyelidikan terhadap penyebab insiden menjadi penting untuk menentukan langkah selanjutnya bagi misi-misi roket tersebut.