Denza Raup Penjualan Ribuan Unit di Indonesia Hanya dalam 7 Bulan

Genvoice.id | 11 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Denza, submerek premium dari raksasa otomotif China BYD, resmi hadir di Indonesia sejak tujuh bulan lalu dan langsung mencuri perhatian pasar. Meski baru memasarkan satu model, performa penjualannya terbilang impresif.

Produk andalan Denza adalah D9, sebuah MPV listrik mewah yang menyasar segmen premium-wilayah yang selama ini didominasi Toyota Alphard, Toyota Vellfire, hingga Lexus LM350. Dengan banderol Rp 950 juta (On The Road Jakarta) saat diluncurkan pada 22 Januari 2025, Denza D9 menawarkan kombinasi kemewahan, teknologi ramah lingkungan, dan harga yang relatif kompetitif di kelasnya.

Sebagai pemain baru, Denza berupaya membangun kepercayaan konsumen dengan layanan purna jual menarik. Garansi kendaraan diberikan hingga 6 tahun atau 150 ribu km, garansi motor listrik 8 tahun atau 150 ribu km, dan garansi baterai 8 tahun atau 160 ribu km.

Strategi tersebut membuahkan hasil. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Denza D9 sudah mencatat distribusi pabrik ke dealer (wholesales) sebanyak 6.256 unit. Angka ini mengantarkan Denza ke posisi ke-13 merek mobil terlaris di Indonesia. Sementara itu, penjualan ritel (retail sales) mencapai 5.516 unit, menempatkan Denza di peringkat ke-11, tepat di bawah Wuling yang menjual 10.971 unit.

Puncak penjualan ritel Denza D9 terjadi pada Maret 2025 dengan 1.801 unit, disusul Juni dengan 1.128 unit. Hasil ini menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap MPV listrik premium terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Untuk memperkuat kehadirannya, BYD telah membuka lima dealer khusus Denza di kota-kota besar. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan bertambah menjadi sepuluh outlet, sehingga calon konsumen di berbagai daerah lebih mudah mengakses layanan penjualan dan purna jual.

Kehadiran Denza D9 tak hanya memperkaya pilihan di segmen MPV premium, tetapi juga menjadi salah satu indikasi bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih luas. Dengan harga yang lebih rendah dibanding kompetitor konvensional di kelasnya, ditambah insentif pajak untuk kendaraan listrik, D9 berpotensi semakin menggerus dominasi mobil berbahan bakar fosil di segmen atas.

Jika tren positif ini berlanjut, Denza bukan tidak mungkin akan menghadirkan lebih banyak model untuk pasar Tanah Air, memperkuat persaingan di ranah mobil mewah berbasis listrik, dan menjadi salah satu pemain utama di segmen tersebut.