Lionel Messi Gagal Penalti Lagi, Statistik Piala Dunia Ungkap Titik Lemah Sang GOAT
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lionel Messi memang masih menjadi sosok paling berpengaruh bagi Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Kapten Albiceleste itu terus membawa timnya melaju hingga babak perempat final lewat kontribusi gol, assist, dan kepemimpinannya di lapangan. Namun, di balik performa impresif tersebut, ada satu catatan yang kembali menjadi sorotan, yakni kemampuannya saat mengeksekusi penalti.
Pada laga babak 16 besar melawan Mesir, Messi kembali gagal memanfaatkan peluang dari titik putih. Momen itu terjadi ketika Argentina sedang tertinggal 0-1 dan memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, tendangan pemain berusia 39 tahun itu berhasil ditebak kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Untungnya, kegagalan tersebut tidak menghentikan langkah Argentina. Albiceleste justru mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga menang dramatis 3-2 lewat perpanjangan waktu. Messi tetap tampil penting dalam kebangkitan tim sebelum Cristian Romero, sang kapten sendiri, dan Enzo Fernandez memastikan tiket ke perempat final.
Meski demikian, kegagalan penalti tersebut kembali membuka pembahasan mengenai salah satu sisi permainan Messi yang selama ini jarang dibicarakan.
Rekor Penalti Messi di Piala Dunia Masih Belum Meyakinkan
Penalti yang gagal ke gawang Mesir menjadi kegagalan kedua Messi di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia juga tidak mampu mengonversi penalti menjadi gol saat Argentina menghadapi Austria pada fase grup.
Catatan itu membuat Messi menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti pada waktu normal dalam satu edisi Piala Dunia.
Jika melihat keseluruhan penampilannya di Piala Dunia dan tidak menghitung adu penalti, Messi baru berhasil mencetak empat gol dari delapan kesempatan penalti yang didapat. Artinya, tingkat keberhasilannya hanya mencapai 50 persen.
Angka tersebut tentu cukup mengejutkan mengingat Messi dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Namun, data menunjukkan bahwa penalti memang bukan aspek paling kuat dalam permainannya.
Masih Tertinggal dari Kane hingga Cristiano Ronaldo
Apabila menghitung seluruh karier profesionalnya bersama Barcelona, Paris Saint-Germain, Inter Miami, dan Timnas Argentina, Messi telah mencetak 117 gol dari 151 eksekusi penalti, termasuk adu penalti. Sebanyak 34 tendangannya gagal menghasilkan gol.
Sementara itu, tanpa memasukkan adu penalti, data Opta mencatat Messi sukses mencetak 114 gol dari 148 penalti. Tingkat keberhasilannya berada di angka 77 persen.
Persentase tersebut sebenarnya masih tergolong bagus. Namun jika dibandingkan dengan para eksekutor penalti terbaik dunia, angka Messi masih tertinggal.
Harry Kane menjadi salah satu yang paling konsisten dengan tingkat keberhasilan mencapai 90,7 persen di lima liga top Eropa, Liga Champions, dan Piala Dunia. Cristiano Ronaldo berada di angka 85,2 persen, disusul Erling Haaland dengan 84,1 persen. Kylian Mbappe juga memiliki catatan lebih baik, yakni 81 persen, sedangkan Messi berada di kisaran 78,8 persen.
Data Opta juga menunjukkan bahwa peluang rata-rata sebuah penalti untuk menjadi gol memiliki expected goals (xG) sebesar 0,79 atau sekitar 79 persen. Berdasarkan ukuran tersebut, efektivitas penalti Messi masih sedikit berada di bawah rata-rata historis.
Meski statistik penalti menjadi salah satu kekurangan dalam permainannya, kontribusi Messi untuk Argentina di Piala Dunia 2026 tetap tidak terbantahkan. Ia masih menjadi motor serangan sekaligus sosok sentral yang membawa Albiceleste terus melaju dalam perburuan gelar juara dunia.