Festival Musik di Slovakia Gagal Digelar Gegara Lagu "Heil Hitler" Kanye West

Genvoice.id | 11 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Festival hip-hop Rubicon di Slovakia batal digelar setelah menuai kecaman luas akibat rencana kehadiran Kanye West. Ribuan orang menandatangani petisi penolakan usai sang rapper merilis lagu kontroversial berjudul "Heil Hitler" pada Mei lalu.

Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli di Bratislava ini awalnya menjadi satu-satunya panggung Kanye West di Eropa tahun ini. Namun protes dari publik, mundurnya sejumlah artis, dan tekanan dari berbagai pihak membuat penyelenggara memilih membatalkan seluruh agenda.

Lagu "Heil Hitler", yang dirilis pada peringatan 80 tahun kekalahan Nazi Jerman, menyisipkan potongan pidato Adolf Hitler dari tahun 1935 dalam versi asli bahasa Jerman. Lirik dan konten tersebut memicu larangan edar di Jerman karena melanggar hukum ujaran kebencian. Meski begitu, lagu ini tetap tersebar luas di media sosial, khususnya di platform X milik Elon Musk.

Petisi yang mendesak pembatalan konser menyebut kehadiran Kanye sebagai tindakan yang menodai ingatan sejarah dan meremehkan para korban kekejaman Nazi, termasuk lebih dari 70.000 warga Yahudi Slovakia yang menjadi korban Holocaust.

Dikenal sebagai pendukung Donald Trump, Kanye West-yang kini menggunakan nama Ye-dituding terus mempromosikan simbol-simbol dan ideologi yang berkaitan dengan fasisme.

Pihak penyelenggara Rubicon mengonfirmasi pembatalan melalui unggahan di media sosial, menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil karena tekanan media dan hengkangnya beberapa mitra acara. Meski tidak secara langsung menyebut nama Kanye, banyak pihak menilai keputusannya berkaitan erat dengan kontroversi yang melibatkan sang musisi.

Festival Rubicon sejatinya menghadirkan sejumlah nama besar lain seperti Offset dan Sheck Wes, serta diklaim sebagai salah satu ajang hip-hop terbesar di kawasan Eropa Tengah.

Ini bukan pertama kalinya kehadiran Kanye dibatalkan. Sebelumnya, pemerintah Australia juga menolak visa masuknya gara-gara lagu "Heil Hitler", yang juga menyinggung perseteruan hak asuh anak dengan mantan istrinya, Kim Kardashian. Istri barunya, Bianca Censori, merupakan warga negara Australia.