Band Rival Oasis Akui Kalah, Damon Albarn: "Mereka Menang Segalanya"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Damon Albarn, vokalis Blur yang pernah jadi rival sengit Oasis di era Britpop, akhirnya mengakui bahwa band asal Manchester itu memenangkan segalanya-baik dalam hal popularitas maupun sejarah musik Inggris.
Meski Blur pernah mengungguli Oasis di puncak tangga lagu pada 1995 lewat lagu "Country House", kini Albarn tak ragu menyebut Oasis sebagai "pemenang perang Britpop." Pengakuan itu disampaikannya menjelang tur reuni besar Oasis musim panas ini yang tiketnya langsung ludes diburu penggemar.
"Sudah jelas siapa yang menang," ujarnya kepada The Sun. "Oasis menang perang, pertarungan, semuanya. Saya menerima kenyataan itu dengan lapang dada."
Albarn pun menyampaikan harapannya agar para penggemar Oasis menikmati momen reuni tersebut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kembali ke panggung setelah sekian lama bisa menjadi pengalaman yang sangat emosional, seperti yang ia alami saat Blur tampil di Wembley dua tahun lalu.
"Mereka benar-benar berani. Saya sendiri tidak sanggup melakukan tur sebanyak itu. Itu berat secara emosional. Tapi semoga semua berjalan baik. Uang bukan segalanya."
Meski era Britpop penuh kenangan, Albarn mengaku tak ingin terus-menerus terjebak dalam nostalgia. "Masa itu memang terasa lebih polos dan menyenangkan, tapi saya berusaha tidak terlalu lama tinggal di masa lalu," ungkapnya.
Kini, Albarn lebih aktif di proyek musik kolektif Africa Express, sebuah pengalaman yang ia sebut membebaskannya dari keharusan menjadi pusat perhatian. "Saya sudah meninggalkan citra Damon si bintang pop. Saya lebih senang jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada jadi sorotan utama," tuturnya.