Jangan Sepelekan! Telur Rebus Bisa Jadi Sumber Bakteri, Salah Simpan Bisa Bahayakan Keluarga

Genvoice.id | 11 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Telur rebus memang praktis, bergizi, dan jadi andalan banyak orang.

Tapi di balik kesederhanaannya, ada risiko yang sering diabaikan: cara penyimpanan yang salah bisa membuat telur berubah jadi sumber bakteri berbahaya.

Mengutip Everyday Health, telur rebus termasuk makanan yang mudah rusak. Jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, telur bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri tanpa disadari.

Ahli keamanan pangan dari University of Georgia, Francisco Diez-Gonzalez, mengingatkan bahwa makanan mudah busuk sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari dua jam di luar kulkas. Dalam rentang suhu tertentu-yang dikenal sebagai "zona bahaya"-bakteri bisa berkembang sangat cepat dan meningkatkan risiko kontaminasi.

Meski memiliki cangkang, telur tidak sepenuhnya aman. Cangkang bukan pelindung kedap air, sehingga kelembapan tetap bisa masuk dan memicu pertumbuhan bakteri. Bahkan, telur dengan cangkang yang terlihat bersih pun tetap berpotensi terkontaminasi.

Sementara itu, pakar dari Penn State University, Martin Bucknavage, menjelaskan bahwa telur yang sudah rusak biasanya mengeluarkan bau menyengat. Namun, masalahnya tidak selalu terlihat. Bakteri seperti Salmonella bisa tetap ada meski telur tampak normal-terutama pada telur mentah atau setengah matang.

Untuk penyimpanan yang aman, telur rebus sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam lemari es dan dikonsumsi maksimal dalam waktu satu minggu setelah dimasak. Jika cangkang retak, risiko kontaminasi akan semakin besar karena bakteri dari luar lebih mudah masuk.

Menariknya, imbauan ini juga relevan saat perayaan seperti Paskah, di mana telur rebus sering dijadikan dekorasi. Para ahli menyarankan menggunakan telur plastik untuk hiasan, sementara telur asli disiapkan khusus untuk dikonsumsi.

Jika ingin tetap menghias telur, pewarna alami bisa jadi pilihan yang lebih aman. Misalnya, buah bit untuk warna merah muda, kulit bawang merah untuk merah, wortel untuk oranye, bayam atau kol untuk hijau, hingga jus anggur untuk warna lavender.

Dengan langkah sederhana seperti menyimpan dengan benar dan tidak membiarkannya terlalu lama di luar kulkas, telur rebus tetap bisa jadi sumber nutrisi yang aman-bukan ancaman kesehatan.