Kesehatan Mental Terganggu, Reza Arap Mundur dari Proyek Marapthon Akibat Depresi dan Hujatan

Genvoice.id | 11 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Dunia kreator konten dikejutkan dengan kabar Reza Arap yang mendadak pamit lebih awal dari proyek siaran langsung ambisius, Marapthon - The Last Tale.

Keputusan ini diambil setelah anggota komunitas AAA Clan tersebut didiagnosis mengalami major depressive disorder atau depresi berat akibat kelelahan fisik dan tekanan mental yang ekstrem.

Meskipun menjadi salah satu penggagas acara streaming 30 hari ini, kondisi kesehatan mental Reza Arap yang menurun membuatnya harus segera menjalani perawatan medis dan istirahat total.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di balik layar hingga sang YouTuber harus mundur di tengah jalan? Simak ulasan lengkap mengenai kondisi terkini Reza Arap di sini.

Diagnosis Medis dan Tekanan Mental

Meskipun menjadi salah satu otak di balik proyek 30 hari tersebut, Arap resmi meninggalkan sesi streaming pada 6 Maret 2026. Rekan setimnya, Teguh Prakoso (Tepe), akhirnya mengonfirmasi bahwa Arap telah berkonsultasi dengan profesional dan didiagnosis menderita major depressive disorder atau depresi berat.

Beberapa poin utama terkait kondisi Reza Arap antara lain:

  • Kelelahan Ekstrem: Proyek Marapthon menuntut siaran langsung selama 8 hingga 11 jam setiap harinya sejak Februari lalu.

  • Dampak Perundungan Siber: Hujatan dan komentar negatif dari netizen di media sosial dalam beberapa waktu terakhir memperburuk kondisi psikologisnya.

  • Upaya Profesionalisme: Rekan-rekannya menyebut Arap sering kali memaksakan diri tampil ceria dan profesional di depan kamera, meski di balik layar ia sedang mengalami tekanan batin yang hebat.

Fokus pada Pemulihan

Pihak tim dan dokter telah menyarankan Arap untuk melakukan bed rest total dan menjauh sejenak dari dunia digital. Meski Arap sempat merasa berat meninggalkan tanggung jawabnya, dukungan dari anggota AAA Clan lainnya tetap mengalir agar ia memprioritaskan kesembuhannya.

Proyek Marapthon sendiri dijadwalkan berakhir pada 10 Maret 2026. Walaupun tanpa kehadiran Arap di hari-hari terakhir, anggota lain tetap melanjutkan siaran hingga selesai sembari memberikan doa terbaik untuk pemulihan sang sahabat.

Langkah yang diambil Reza Arap untuk memprioritaskan kesehatan mental di tengah puncak karier dan proyek besar patut diapresiasi sebagai tindakan yang bijak.

Dukungan dari rekan-rekan AAA Clan dan para penggemar diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi Arap dalam menjalani masa pemulihan dari tekanan batin yang ia alami.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keseimbangan antara profesionalisme kerja dan kesehatan psikologis di tengah kerasnya perundungan di dunia maya. Semoga Reza Arap segera pulih dan dapat kembali berkarya dengan kondisi yang lebih sehat dan bahagia.