TWS vs Earphone Kabel, Mana yang Lebih Aman Buat Kesehatan Telinga dan Minim E-Waste? Fakta WHO Bongkar Mitos Radiasi!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, di era serba nirkabel ini, perdebatan antara pengguna TWS (True Wireless Stereo) dan para penggemar setia earphone kabel makin sering muncul. Banyak dari kita yang memilih TWS karena desainnya yang simpel, bebas dari lilitan kabel yang ribet, dan praktis dibawa ke mana-mana. Namun, tidak sedikit juga yang tetap teguh menggunakan earphone kabel karena dianggap lebih stabil, kualitas suara lebih jernih, dan yang terpenting: dianggap minim radiasi atau lebih aman.
Keduanya memang menawarkan kenyamanan dalam pemakaian. Tapi, jika kita bicara soal keamanan, perhatian kita bukan hanya tertuju pada kesehatan telinga, melainkan juga pada dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan risiko kesehatan lain. Jadi, benarkah earphone kabel lebih aman secara keseluruhan daripada TWS yang selalu menempel di telinga?
Fakta WHO: Bukan Jenis Perangkat, Tapi Kebiasaanmu!
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), faktor utama dan paling krusial yang memengaruhi risiko kerusakan pendengaran bukanlah jenis perangkat audio yang kamu pakai-baik itu TWS atau kabel-melainkan volume dan durasi pemakaian kamu saat mendengarkan.
Artinya, TWS dan earphone kabel sama-sama bisa aman atau sebaliknya, semua tergantung pada cara kamu menggunakannya.
TWS memang sering dianggap lebih berisiko karena desainnya yang cenderung menutup lubang telinga sangat rapat (in-ear). Akibatnya, pengguna sering tergoda atau terpaksa menaikkan volume ketika berada di tempat yang bising. Untungnya, TWS modern kini sudah dilengkapi fitur canggih seperti noise reduction atau peredam bising, sehingga kamu bisa mendengar dengan jelas tanpa harus memaksakan volume hingga batas maksimal.
Namun, Gen perlu ingat betul: volume yang terlalu tinggi tetap bisa menyebabkan noise-induced hearing loss (gangguan pendengaran akibat suara keras), apa pun merek atau jenis perangkat yang kamu gunakan.
Di sisi lain, earphone kabel yang dikenal memiliki kualitas suara yang lebih stabil dan latensi rendah sering membuat pengguna merasa suara yang dihasilkan lebih natural, sehingga mereka tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi. Namun, jika digunakan dalam jangka panjang dan dengan volume keras, risiko kerusakan pendengaran tetap sama.
WHO memberikan saran emas: volume perangkat audio harus dijaga di bawah 60 persen dari batas maksimalnya dan durasi pemakaian tidak lebih dari 60 menit tanpa adanya jeda istirahat. Kesimpulannya? Keamanan telinga itu sepenuhnya tergantung pada kebiasaan mendengarkanmu.
Keunggulan Earphone Kabel: Eco-Friendly dan Minim Infeksi
Meskipun TWS dan kabel imbang soal volume, jika dibandingkan lebih dalam, earphone kabel ternyata memiliki beberapa keunggulan tambahan yang sangat penting, terutama dari aspek lingkungan dan kesehatan jangka panjang:
-
Lebih Ramah Lingkungan karena No Baterai:
-
Earphone kabel tidak memiliki baterai internal, yang berarti mereka tidak menghasilkan limbah baterai beracun.
-
TWS menggunakan baterai lithium-ion yang produksinya memerlukan logam seperti lithium, nikel, dan kobalt. Penambangan bahan-bahan ini bisa merusak lingkungan, mulai dari penggundulan hutan hingga polusi air. Bahkan, setiap ton lithium yang ditambang diperkirakan dapat menghasilkan hingga 15 ton CO2!
-
-
Umur Pakai Lebih Panjang dan Minim E-Waste:
-
Karena desainnya sederhana, earphone kabel relatif mudah diperbaiki. Jika kabelnya rusak, kamu cukup mengganti kabelnya, tidak perlu membuang seluruh perangkat.
-
TWS umumnya sulit diperbaiki karena komponennya kecil, sehingga sering kali lebih cepat berakhir sebagai sampah elektronik (e-waste) yang sulit didaur ulang.
-
-
Risiko Iritasi dan Infeksi Telinga Lebih Kecil:
-
TWS menempel langsung di saluran telinga dan cenderung menutup rapat, sehingga mudah menyebabkan kelembapan berlebih. Jika jarang dibersihkan, kondisi ini bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang berujung infeksi.
-
Earphone kabel, terutama yang model earbud, cenderung tidak membuat telinga cepat lembap dan risiko infeksi telinga lebih kecil.
-
Secara keseluruhan, TWS dan earphone kabel sama-sama aman dipakai selama kamu disiplin menjaga volume dan durasi. Tetapi, jika kamu memprioritaskan keamanan jangka panjang untuk lingkungan dan meminimalisir risiko infeksi telinga, earphone kabel bisa dibilang unggul secara komprehensif.
Gen, setelah tahu fakta ini, apakah kamu akan beralih kembali ke earphone kabel untuk mengurangi risiko e-waste dan menjaga kesehatan telinga?