Fakta The Great Flood Netflix: Banjir Meteorit, Misi AI Ciptakan Manusia Baru, Kolaborasi Dua Bintang Top Squid Game dan Itaewon Class!

Genvoice.id | 10 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, siap-siap menambahkan tontonan wajib di daftar liburan kalian! Netflix akan merilis film Korea terbaru bertema bencana yang dijamin bikin tegang, 'The Great Flood', pada 19 Desember 2025. Film ini bukan hanya tentang banjir biasa, tapi juga mengangkat isu futuristik dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Film ini telah ditayangkan perdana dan mendapat respons positif di Busan International Film Festival 2025 pada September lalu, masuk kategori Korean Cinema Today - Special Premiere. Dibintangi oleh aktris monster rookie Kim Da Mi dan aktor kelas A Korea, Park Hae Soo, film ini wajib masuk list tontonan kalian!

Berikut adalah deretan fakta menarik yang wajib kalian tahu sebelum The Great Flood resmi tayang secara global di Netflix:

Bencana Apocalypse Akibat Meteorit dan AI Beremosi

'The Great Flood' akan membawa kalian pada kisah apocalypse, di mana Bumi dilanda banjir bandang dahsyat. Penyebabnya bukan hujan biasa, melainkan karena meteorit yang jatuh telah mencairkan lapisan es di Antartika. Bencana ini digambarkan begitu hebat hingga berpotensi memusnahkan seluruh umat manusia.

Di tengah kekacauan itu, kita akan mengikuti perjuangan seorang wanita bernama Anna (diperankan oleh Kim Da Mi). Ia adalah seorang peneliti jenius yang sedang mengembangkan teknologi AI dengan kemampuan luar biasa: AI yang memiliki emosi. Anna berjuang mati-matian untuk menyelamatkan putranya, Jain (Kwon Eun Seong), saat apartemen tempat tinggal mereka hampir tenggelam.

Pada saat yang sama, muncul sosok Hee Jo (diperankan oleh Park Hae Soo), seorang anggota tim keamanan manusia. Ia ditugaskan untuk menyelamatkan Anna karena wanita itu dianggap sebagai satu-satunya orang yang bisa menciptakan manusia baru di dunia setelah semua manusia musnah.

Namun, di tengah krisis yang memuncak dan misi penyelamatan yang genting, Anna tiba-tiba dilanda kebingungan karena ingatan yang tidak dapat ia jelaskan melintas di pikirannya.

Menariknya, film ini tidak hanya fokus pada kisah bencananya. 'The Great Flood' justru lebih dalam mengeksplorasi kecemasan, trauma, dan kasih sayang manusia. Film ini akan mengajak penonton merenungkan: Apa yang akan manusia lakukan saat mereka terjebak bencana dengan seseorang yang dicintai? Apa yang mereka pikirkan saat melihat dunia diambang kehancuran? Ini adalah kisah yang berliku, menegangkan, namun juga menjanjikan kehangatan emosional.

Misi Ciptakan Manusia Baru dengan AI

Seperti yang disebutkan, misi krusial yang melibatkan Anna adalah menciptakan 'manusia baru' menggunakan AI beremosi ciptaannya. Hee Jo terus mendesaknya untuk menyelesaikan proyek ini.

"Kau harus menciptakan manusia baru. Kami hanya punya kamu. Jika kelak eksperimen ini berhasil, manusia baru akan kembali ke Bumi," bunyi dialog yang ditampilkan di trailer film 'The Great Flood'.

Selama ini, kita mengenal AI sebagai mesin yang meniru kecerdasan manusia tetapi tidak memiliki emosi. The Great Flood mempertanyakan, bagaimana jika teknologi itu dikembangkan hingga memiliki emosi? Akankah mereka benar-benar bisa menjadi jenis manusia baru yang mampu bertahan hidup?

Duet Bintang Lintas Serial Populer

Bersatunya Kim Da Mi dan Park Hae Soo membuat 'The Great Flood' menjadi salah satu film yang paling dinantikan di akhir tahun 2025. Alur cerita yang intens, ditambah dua bintang yang kemampuan aktingnya sudah teruji, jelas tidak ada alasan untuk melewatkan film ini.

Park Hae Soo sudah masuk dalam jajaran aktor chungmuro (aktor kelas A Korea Selatan). Ia terkenal setelah membintangi drakor 'Prison Playbook' (2017) dan popularitasnya melejit di kancah global setelah berperan sebagai Cho Sang Woo (pemain 218) di serial fenomenal 'Squid Game' (2021).

Sementara itu, Kim Da Mi meskipun belum terlalu lama berkecimpung di dunia hiburan (debut 2017), dijuluki sebagai 'monster rookie' berkat kemampuan aktingnya yang kuat. Ia dikenal lewat karya-karya hit seperti 'The Witch: Part 1. The Subversion' (2018), 'Itaewon Class' (2020), dan 'Our Beloved Summer' (2021).


Gen, menurut kalian, mampukah AI yang punya emosi menjadi penyelamat atau justru kehancuran bagi sisa peradaban manusia?