Sri Mulyani Dicopot dari Jabatan Menkeu, Harta Kekayaan Capai Rp92 Miliar! Tiap Tahun Naik Rp13 Miliar?

Genvoice.id | 10 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar menghebohkan datang dari Istana Negara. Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan kabinet pada Senin (8/9). Salah satu keputusan yang paling menjadi sorotan adalah pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).

Pemberhentian ini terjadi di tengah spekulasi yang memanas, apalagi setelah rumah pribadi Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, sempat dijarah massa. Selain itu, LHKPN terakhir menunjukkan harta kekayaan Sri Mulyani melonjak drastis, mencapai Rp92,85 miliar.

Harta Kekayaan Sri Mulyani Melonjak Signifikan

Tak hanya soal jabatannya, harta kekayaan Sri Mulyani juga jadi sorotan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per akhir 2024, kekayaan Sri Mulyani tercatat mencapai Rp92,85 miliar. Angka ini naik sekitar Rp13 miliar dari laporan tahun 2023 yang sebesar Rp79,84 miliar.

Rincian harta Sri Mulyani yang dilaporkan pada 8 September 2025 itu antara lain:

  • Tanah dan bangunan senilai Rp49,54 miliar.
  • Surat berharga Rp34,94 miliar.
  • Kas dan setara kas Rp16,5 miliar.
  • Alat transportasi dan aset bergerak lainnya Rp391,7 juta.

Kendaraannya pun beragam, mulai dari motor Honda Rebel CMX500, Honda Scoopy, Honda PCX, hingga mobil Toyota Innova Zenix.

Kenaikan harta yang signifikan ini tentu menarik perhatian. Di LHKPN 2023, kekayaannya "hanya" Rp79,84 miliar, dengan komposisi yang lebih kecil di beberapa aset.

Isu Reshuffle Guna Singkirkan Menteri Era Jokowi Dibantah

Di tengah spekulasi yang beredar, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah keras isu bahwa perombakan kabinet ini bertujuan untuk "menghapus" para menteri yang berasal dari era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat ditanya oleh wartawan, Prasetyo dengan tegas mengatakan, "Enggak ada, enggak ada." Ia menjelaskan bahwa pemilihan para menteri yang dilantik ini murni karena mereka adalah "putra terbaik bangsa Indonesia" dan merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.

"Enggak ada orang siapa, orang siapa, adalah orang itu putra terbaik bangsa Indonesia," tegas Prasetyo.

Perombakan kabinet ini memang menjadi babak baru bagi pemerintahan, apalagi dengan dicopotnya figur-figur kunci seperti Sri Mulyani. Kita tunggu saja, bagaimana kinerja kabinet baru ini ke depannya.