Red Bull Umumkan Kesepakatan Bersejarah dengan Carlyle, Jadi yang Pertama di Dunia F1

Genvoice.id | 10 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tim Red Bull Racing resmi mengumumkan kerja sama besar dengan Carlyle, salah satu perusahaan investasi global terbesar di dunia. Kesepakatan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sebuah tim Formula 1 menjalin kemitraan dengan firma private markets berskala internasional.

Carlyle akan menjadi mitra eksklusif Red Bull dalam industri manajemen investasi melalui kontrak multi-tahun. Branding perusahaan asal Amerika Serikat itu nantinya akan tampil di mobil RB21, seragam pembalap, pit wall, hingga area garasi. Selain eksposur visual, kesepakatan ini juga memberi Carlyle akses untuk membangun hubungan dengan klien, mitra, dan komunitas global lewat platform F1.

Pengumuman ini hadir menjelang delapan balapan terakhir musim 2025, saat Formula 1 dan sektor private markets sama-sama berada dalam fase pertumbuhan pesat. Menurut Red Bull, kolaborasi ini bukan hanya tentang sponsor, tetapi juga berbagi nilai: inovasi, talenta kelas dunia, serta dorongan untuk berprestasi di level tertinggi.

Laurent Mekies, Team Principal Red Bull, menegaskan rasa antusiasme atas masuknya Carlyle. "Kami senang menyambut Carlyle. Keduanya dibangun di atas keberanian, visi jangka panjang, dan keinginan untuk selalu unggul. Formula 1 menuntut fokus tanpa henti, sama halnya dengan strategi investasi Carlyle. Kami percaya kemitraan ini akan kuat, baik di lintasan maupun di luar," jelasnya.

Harvey Schwartz, CEO Carlyle, juga menyebut langkah ini sebagai strategi untuk menjangkau generasi baru investor. "Industri kami sedang berubah dengan akses yang lebih luas ke private markets, sama seperti F1 yang kini meraih audiens global baru. Bermitra dengan Red Bull adalah kesempatan untuk menciptakan nilai jangka panjang dan melibatkan komunitas lebih luas," ujarnya.

Menariknya, kesepakatan ini dikabarkan dinegosiasikan oleh mantan bos tim, Christian Horner. Prosesnya dimulai usai Grand Prix Kanada lalu dan mencapai kesepakatan final dalam pertemuan di New York.

Secara performa, Red Bull saat ini masih bersaing ketat di klasemen. Mereka menempati posisi keempat di Constructors' Championship, hanya tertinggal 21 poin dari podium klasemen. Max Verstappen sendiri baru saja meraih kemenangan ketiganya musim ini di GP Italia, membuatnya unggul 36 poin dari George Russell dalam perebutan posisi ketiga klasemen pembalap.

Dengan kesepakatan ini, Red Bull tak hanya memperkuat sisi finansial, tetapi juga memperluas pengaruhnya sebagai merek global yang melampaui dunia balap.