Penembakan Maut di Sekolah Thailand, Korban Tewas Capai 8 Orang

Genvoice.id | 09 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Insiden penembakan massal di sebuah sekolah di Thailand mengejutkan dunia internasional.

Jumlah korban tewas dilaporkan mencapai sedikitnya delapan orang, termasuk pelaku yang masih berusia remaja.

Kronologi Penembakan

Peristiwa tragis ini terjadi di wilayah Nonthaburi, dekat Bangkok. Pelaku yang berusia sekitar 14 tahun diduga memulai aksinya dari rumah dengan menembak anggota keluarganya sendiri sebelum menuju sekolah.

Setibanya di sekolah, pelaku langsung melakukan penembakan secara brutal yang menewaskan sejumlah korban dan melukai puluhan lainnya. Situasi sempat kacau, dengan siswa dan guru berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Jumlah Korban dan Kondisi Terbaru

Laporan awal menyebutkan delapan orang tewas dalam insiden ini. Namun, jumlah korban sempat berubah seiring perkembangan kondisi korban luka. Dalam beberapa laporan lanjutan, korban meninggal bahkan disebut bertambah setelah ada yang tidak tertolong saat menjalani perawatan.

Selain korban tewas, lebih dari 20 orang dilaporkan mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Pelaku dan Motif

Pelaku diketahui menggunakan senjata api milik keluarganya. Setelah melakukan aksinya, ia dilaporkan mencoba mengakhiri hidupnya sendiri dan akhirnya meninggal dunia.

Hingga kini, motif pasti di balik penembakan masih dalam penyelidikan. Namun, sejumlah laporan menyebut pelaku memiliki ketertarikan terhadap senjata dan diduga mengalami tekanan psikologis sebelum kejadian.

Respons Pemerintah Thailand

Tragedi ini memicu keprihatinan luas di Thailand. Pemerintah setempat berencana mengevaluasi aturan kepemilikan senjata api serta memperketat keamanan di lingkungan sekolah.

Selain itu, dukungan psikologis bagi korban selamat dan keluarga korban juga menjadi fokus utama pasca-kejadian.