Kisah Tragis Misri Puspita: Dibayar Rp10 Juta, Berujung Terseret Kasus Pembunuhan hingga Kesurupan!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Dibayar Rp10 Juta buat temani pesta, Misri Puspita malah jadi tersangka kasus pembunuhan dan sampai kesurupan!
Hidup Misri Puspita Sari (23) mendadak jungkir balik gara-gara kasus pembunuhan yang menyeret namanya.
Perempuan asal Jambi ini awalnya cuma disewa Kompol I Made Yogi Purusa Utama, eks perwira Bidpropam Polda NTB, dengan bayaran Rp10 juta per malam untuk menemani pesta di villa.
Tapi tak disangka, gara-gara acara itu, Misri justru ikut jadi tersangka dalam kematian Brigadir Muhammad Nurhadi.
Sekarang, dia ditahan di Rutan Polda NTB dan mengalami tekanan mental hebat sampai sempat kesurupan saat diperiksa.
Menurut pengacaranya, Yan Mangandar, Misri mendadak kesurupan saat diperiksa pada 29 Juni 2025 dan menyebut nama pelaku serta cara pembunuhan Brigadir Nurhadi.
Kejadian serupa juga terjadi saat Misri pertama kali dinyatakan sebagai tersangka pada 17 Juni 2025.
"Kelelahan akibat perjalanan jauh dan tekanan mental yang luar biasa sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juni 2025, membuat M mengalami stres berat," kata Yan.
Misri diketahui bukan berasal dari keluarga berada. Ia seorang anak yatim yang jadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya yang buruh dan penjual ikan meninggal dunia.
Pendidikan Misri juga cuma sampai SMA dan saat ini dia membantu perekonomian ibu dan lima saudaranya.
Sebelum insiden kematian Brigadir Nurhadi, Misri sempat merekam momen almarhum masih berendam di kolam.
Dalam video berdurasi tujuh detik yang viral, Nurhadi tampak masih hidup dan tak ada tanda mencurigakan. Kompol Yogi sendiri disebut sedang santai di kamar saat itu.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka: Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Ipda Haris Chandra, dan Misri Puspita Sari.
Namun, hingga kini peran masing-masing masih jadi misteri, termasuk siapa yang benar-benar mencekik Brigadir Nurhadi hingga tewas.
Yah, begitulah hidup, kadang satu keputusan kecil bisa bikin hidup jungkir balik. Semoga kasus ini cepat terang benderang dan semua yang terlibat bisa dapat keadilan yang layak, ya Gen!