Ribuan Warga Geruduk Kantor Bupati Karawang, Desak Tempat Hiburan yang Diduga Jadi Lokasi Pesta Sesama Jenis Ditutup
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/6). Aksi tersebut merupakan lanjutan dari protes masyarakat terkait dugaan pesta sesama jenis yang disebut terjadi di salah satu tempat hiburan malam di wilayah tersebut.
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menutup permanen tempat hiburan malam Theater Night Mart yang disebut-sebut menjadi lokasi dugaan kegiatan tersebut.
Sejak pagi hari, peserta aksi berkumpul di kawasan Islamic Center Karawang sebelum melakukan long march menuju kompleks perkantoran pemerintah daerah. Massa berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam, organisasi kepemudaan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, para peserta aksi menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah dan DPRD Karawang. Mereka meminta pemerintah mengambil langkah tegas terhadap tempat hiburan yang menjadi sorotan dalam kasus tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi mendorong gerbang kantor bupati. Namun, aparat keamanan yang berjaga berhasil mengendalikan keadaan sehingga aksi dapat berlangsung tanpa insiden yang lebih besar.
Dalam orasinya, massa menyatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di Karawang. Mereka menilai dugaan peristiwa yang mencuat belakangan ini telah memicu keresahan di tengah masyarakat dan meminta pemerintah daerah segera memberikan respons yang jelas.
Selain menuntut penutupan tempat hiburan yang dipersoalkan, peserta aksi juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengawasan tempat-tempat hiburan malam di Karawang.
Hingga aksi berlangsung, aparat keamanan terus melakukan pengamanan di sekitar kantor bupati untuk mengantisipasi terjadinya gangguan ketertiban. Sementara itu, perwakilan massa dijadwalkan menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak pemerintah daerah dan DPRD Karawang.
Kasus dugaan pesta sesama jenis yang menjadi sorotan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Pemerintah daerah maupun aparat terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan serta mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku setelah seluruh fakta dan hasil pemeriksaan diperoleh.
Aksi yang berlangsung pada Rabu ini menjadi salah satu demonstrasi terbesar yang terjadi di Karawang dalam beberapa waktu terakhir, dengan ribuan peserta turun langsung untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah.