Jangan Tertipu! BKN Tegaskan Informasi Pendaftaran CPNS 2026 yang Viral di Media Sosial Ternyata Hoaks

Genvoice.id | 10 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID-Masyarakat belakangan dibuat penasaran dengan beredarnya poster digital yang menginformasikan bahwa pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 telah resmi dibuka pada bulan Juni. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menarik perhatian banyak calon pelamar.

Kabar tersebut langsung menjadi perbincangan karena banyak masyarakat yang tengah menantikan pembukaan rekrutmen aparatur sipil negara. Namun, informasi yang beredar ternyata tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

BKN Tegaskan Informasi CPNS 2026 Dibuka Juni Adalah Hoaks

Menanggapi ramainya informasi tersebut, Badan Kepegawaian Negara atau BKN memberikan klarifikasi resmi kepada publik.

Melalui Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, masyarakat diminta untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

BKN menegaskan bahwa kabar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS 2026 pada Juni 2026 adalah informasi palsu atau hoaks. Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di internet agar tidak menjadi korban pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ciri-Ciri Poster Palsu yang Perlu Diwaspadai

Menurut BKN, terdapat sejumlah tanda yang menunjukkan bahwa poster tersebut tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.

Salah satu indikasinya adalah penggunaan tautan yang tidak memakai domain resmi pemerintah. Selain itu, poster tersebut juga menggunakan kalimat yang terkesan mendesak masyarakat untuk segera mengklik link tertentu tanpa memberikan informasi yang jelas dan dapat diverifikasi.

Sumber Resmi Informasi Seleksi CPNS dan CASN

BKN kembali mengingatkan bahwa seluruh informasi terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi melalui portal resmi SSCASN serta website dan akun media sosial resmi BKN yang telah terverifikasi. Dengan demikian, risiko terjebak informasi palsu dapat diminimalkan.

Tiga Langkah Aman Menghindari Hoaks Rekrutmen ASN

BKN juga membagikan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika menemukan informasi mencurigakan terkait seleksi ASN.

1. Jangan Asal Membuka Tautan

Hindari mengakses tautan yang tidak menggunakan domain resmi pemerintah dengan akhiran .go.id. Tautan semacam ini berpotensi mengarahkan pengguna ke situs palsu yang berbahaya.

2. Lindungi Data Pribadi

Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan mengisi formulir online yang berasal dari sumber tidak resmi, terutama jika meminta data pribadi maupun dokumen penting.

3. Hentikan Penyebaran Informasi Palsu

Jika menemukan poster atau pesan berantai yang belum jelas kebenarannya, sebaiknya jangan ikut menyebarkannya. Langkah ini penting untuk membantu memutus rantai penyebaran hoaks di masyarakat.

Masyarakat Diminta Lebih Teliti

BKN menekankan pentingnya literasi digital di tengah maraknya informasi yang beredar melalui media sosial. Calon pelamar CPNS diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.

Dengan memastikan sumber informasi berasal dari kanal resmi pemerintah, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang kerap memanfaatkan tingginya minat terhadap rekrutmen CPNS.