Reza Arap Pamit Sementara dari Marapthon karena Stres Berat, Benarkah Terkait Hasil Tes IQ Skor 85?

Genvoice.id | 10 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar mengejutkan datang dari kreator konten dan musisi Reza Arap yang memutuskan untuk pamit sementara dari acara live streaming maraton bertajuk Marapthon. Keputusan tersebut disampaikan saat program tersebut telah memasuki sekitar hari ke-30 penayangan.

Marapthon sendiri merupakan acara streaming panjang yang digagas oleh Arap bersama komunitasnya, AAA Clan. Program ini menghadirkan berbagai aktivitas hiburan, kolaborasi dengan tamu artis, hingga tantangan yang dilakukan setiap hari.

Namun pada 6 Maret 2026, Arap terlihat berpamitan kepada rekan-rekannya di lokasi streaming. Ia menyalami sejumlah anggota AAA Clan seperti Aloy, Ibot, Garry, Junis, hingga Yuka sebelum akhirnya berjalan keluar dari ruangan siaran. Momen tersebut memunculkan banyak pertanyaan dari penonton yang mengikuti siaran langsung.

Tidak lama setelah itu, salah satu anggota AAA Clan, Tepe, memberikan penjelasan mengenai kondisi Arap. Ia mengungkapkan bahwa sang kreator konten baru saja menjalani konsultasi dengan psikolog dan psikiater.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Arap didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental berupa depresi berat atau Major Depressive Disorder. Kondisi ini membuat tenaga medis menyarankan agar ia mengambil jeda dari aktivitas sosial dan pekerjaan untuk sementara waktu.

Menurut Tepe, keputusan untuk beristirahat bukan semata-mata pilihan pribadi, melainkan rekomendasi profesional dari tenaga medis yang menangani Arap. Ia diminta untuk menjauh terlebih dahulu dari tekanan pekerjaan di dunia hiburan dan aktivitas streaming yang cukup intens.

Meski demikian, Arap sempat muncul singkat dalam siaran Marapthon pada 8 Maret 2026. Dalam kemunculan tersebut, ia tidak banyak terlibat dalam aktivitas yang sedang berlangsung dan kembali meninggalkan area streaming tidak lama kemudian.

Sementara itu, acara Marapthon sendiri masih akan terus berjalan. Berdasarkan hitung mundur yang tampil dalam siaran, program streaming tersebut diperkirakan masih berlangsung lebih dari 60 hari ke depan. Durasi acara bahkan bisa bertambah tergantung jumlah donasi yang diberikan penonton.

Di tengah kabar tersebut, muncul pula rumor yang mengaitkan mundurnya Arap dengan hasil tes IQ yang sempat ia lakukan saat siaran langsung. Dalam tes tersebut, skor IQ Arap disebut berada di angka 85, yang kemudian memicu berbagai komentar dari warganet.

Namun penjelasan dari psikolog menyebutkan bahwa hasil tes tersebut kemungkinan tidak valid karena dilakukan saat kondisi emosional Arap sedang tidak stabil. Tes IQ umumnya memerlukan kondisi mental yang tenang agar hasilnya dapat mencerminkan kemampuan kognitif secara akurat.

Karena itu, tenaga medis juga menyarankan agar Arap tidak terlalu banyak tampil di ruang publik untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk menghindari tekanan tambahan yang dapat memperburuk kondisi mentalnya.

Meski mendapat berbagai komentar dari publik, Arap tetap memberikan respons santai terhadap isu tersebut. Ia menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi baik dan memilih fokus pada pemulihan sebelum kembali beraktivitas seperti biasa.