Manchester United di Posisi Bingung! Sempat Cari Pewaris Casemiro untuk Menentukan Arah

Genvoice.id | 10 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester United bersiap memasuki musim panas krusial dalam proyek pembenahan skuad.

Bahkan sebelum Casemiro memastikan keputusannya hengkang saat kontraknya berakhir pada Juni mendatang, manajemen Setan Merah sudah lebih dulu memetakan rencana untuk mendatangkan gelandang kelas atas.

Kepergian Casemiro akan meninggalkan lubang besar di jantung permainan. Meski performanya musim ini tergolong solid dan disebut sebagai salah satu yang terbaik sejak tiba di Old Trafford, keputusan sang pemilik lima trofi Liga Champions untuk pergi tetap memaksa United bergerak cepat. Sosok jangkar berpengalaman yang selama ini menjadi penyeimbang permainan tidak mudah digantikan.

Upaya mencari keseimbangan lini tengah sebenarnya sudah dimulai sejak musim lalu. Michael Carrick sempat meredam sebagian masalah dengan mengembalikan Bruno Fernandes ke peran natural sebagai nomor 10 serta mengaktifkan kembali Kobbie Mainoo. Namun, absennya gelandang bertipe perusak sekaligus pemimpin seperti Casemiro membuat solusi jangka panjang tak bisa ditunda.

Situasi ini semakin menekan karena Manuel Ugarte belum menunjukkan konsistensi selama 18 bulan terakhir di Inggris. Siapa pun manajer permanen yang nantinya ditunjuk diyakini akan sepakat bahwa fondasi tim harus dibangun dari lini tengah.

Kobbie Mainoo pun tidak diproyeksikan sebagai pengganti langsung Casemiro. Gelandang lulusan akademi itu lebih berperan sebagai penghubung permainan ketimbang pemutus serangan lawan. Ia unggul dalam membawa bola keluar dari tekanan dan menjaga ritme permainan tetap cair, bukan dalam duel fisik atau tekel agresif. Karena itu, Mainoo lebih cocok menjadi pasangan bagi gelandang bertipe defensif yang akan direkrut.

Dalam konteks inilah Manchester United mulai mengerucutkan daftar target.

Nama paling berpengalaman adalah Sandro Tonali. Gelandang Newcastle United itu disebut mulai mempertimbangkan masa depannya, seiring menurunnya peluang klub tampil di Liga Champions. Tonali menawarkan kombinasi disiplin taktis dan kemampuan membawa bola yang seimbang, meski kontribusinya di sepertiga akhir lapangan relatif terbatas. Tantangannya terletak pada harga tinggi serta status Newcastle sebagai rival langsung di Premier League.

Opsi yang lebih realistis datang dari Elliot Anderson. Gelandang Nottingham Forest ini dikenal sebagai mesin energi di lini tengah, dengan catatan tekel per 90 menit yang menonjol. Anderson agresif dalam bertahan dan cukup efektif membawa bola ke depan setelah merebut penguasaan. Jika Forest terdegradasi, ia bisa menjadi rekrutan cerdas dengan nilai ekonomi yang masuk akal.

Berbeda karakter, Adam Wharton menawarkan kualitas distribusi. Gelandang Crystal Palace ini piawai mengirim umpan progresif dan memecah garis pertahanan lawan. Ia bukan pencetak gol atau kreator utama, tetapi perannya vital dalam membangun fase awal serangan. Gaya bermainnya yang berani memang berisiko, namun dengan struktur tim yang tepat, kontribusinya bisa meningkat signifikan.

Sementara itu, Carlos Baleba tetap menjadi opsi berprofil tinggi. Gelandang Brighton ini sempat digadang-gadang sebagai bintang masa depan bernilai fantastis, sebelum performanya menurun akibat inkonsistensi tim dan faktor eksternal. Data musim sebelumnya menunjukkan Baleba sebagai gelandang komplet: kuat dalam duel, nyaman membawa bola, dan rapi dalam distribusi. Jika United mampu memolesnya kembali, Baleba bisa menjadi solusi jangka panjang yang ideal.

Nama terakhir yang patut diperhitungkan adalah Joao Gomes dari Wolves. Jika klubnya terdegradasi, gelandang 24 tahun itu hampir pasti hengkang. Ia unggul dalam duel dan agresivitas bertahan, meski kontribusinya dalam membangun serangan masih terbatas.

Dengan banyaknya opsi di pasar, tantangan Manchester United bukan sekadar mendatangkan nama besar, melainkan menemukan profil paling tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Casemiro. Musim panas ini akan menjadi penentu arah baru Setan Merah, dan lini tengah adalah titik awal dari segalanya.