Rentetan Hasil Buruk, Semen Padang Resmi Pecat Pelatih
JAKARTA, Genvoice.id - Langkah mengejutkan datang dari kubu Kabau Sirah. Manajemen Semen Padang FC resmi memutuskan kerja sama dengan pelatih kepala mereka, Eduardo Almeida, menyusul performa tim yang terus merosot di awal musim BRI Super League 2025/2026.
Keputusan pemecatan ini bukan tanpa alasan. Dalam tujuh pertandingan awal liga, Semen Padang hanya mengumpulkan empat poin dari satu kemenangan, satu seri, dan lima kekalahan. Tim juga berada di dasar klasemen sementara, menjadi salah satu kandidat kuat zona degradasi pada tahap awal kompetisi.
Menurut CEO Semen Padang Win Bernardino, keputusan ini sudah melalui proses evaluasi mendalam bersama pelatih dan manajemen.
"Setelah melalui proses evaluasi bersama, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Almeida. Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras beliau selama menukangi tim," ujar Bernardino.
Bernardino juga menegaskan bahwa hak-hak kontrak Almeida akan dipenuhi sesuai kesepakatan awal. Selama masa transisi, Semen Padang akan menunjuk pelatih interim (sementara) agar pendampingan tim tetap berjalan hingga pelatih definitif ditetapkan.
Di samping itu, nama Bernardo Tavares mengemuka sebagai kandidat kuat pengganti Almeida. Meski demikian, manajemen belum mengkonfirmasi secara resmi penunjukannya.
Meski pemecatan itu sudah dilakukan, manajemen Semen Padang berusaha menjaga nilai respect dan profesionalitas. Eduardo Almeida yang telah mengantongi lisensi Pro UEFA mendapat apresiasi atas kontribusinya meskipun akhirnya harus angkat kaki di tengah musim.
Lebih jauh, CEO Semen Padang itu menegaskan bahwa keputusan ini semata-mata diambil untuk menyelamatkan performa tim, bukan karena konflik pribadi atau gesekan internal.