Ini Alasan STY Dipecat dari Ulsan HD! Akankah Kembali Melatih Timnas?

Genvoice.id | 09 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Karier Shin Tae-yong kembali terguncang, padahal baru dua bulan menjabat sebagai pelatih kepala Ulsan HD, pelatih asal Korea Selatan itu resmi dipecat oleh manajemen klub pada Kamis (9/10/2025) waktu Indonesia. Kabar pemecatan ini diumumkan langsung melalui akun media sosial resmi Ulsan HD, @uhdfc_1983.

"Ulsan HD FC mengakhiri kemitraan mereka dengan pelatih Shin Tae-yong," tulis pihak klub, menandai berakhirnya masa jabatan STY yang baru dimulai pada Agustus lalu. Dalam unggahan tersebut, klub juga mengucapkan terima kasih dan dukungan atas kerja keras sang pelatih.

Ulsan HD merupakan klub pertama Shin Tae-yong setelah ia dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025. Sebelumnya, ia juga pernah merasakan pemecatan dari Timnas Korea Selatan usai Piala Dunia 2018. Ini menjadikan pemecatan dari Ulsan sebagai kali ketiga STY kehilangan jabatan sebagai pelatih kepala, dan kedua kalinya hanya dalam setahun terakhir.

Pemecatan ini tak lepas dari performa buruk Ulsan di bawah kendali STY. Dalam 10 pertandingan, ia hanya mencatat 2 kemenangan, termasuk debut positif melawan Jeju SK dengan skor 1-0. Namun setelah itu, performa Ulsan menurun drastis dengan 4 hasil imbang dan 4 kekalahan. Selama periode tersebut, Ulsan hanya mencetak 10 gol dan kebobolan 16 kali.

Akibatnya, sang juara bertahan kini terpuruk di posisi ke-10 klasemen K League 1 dengan hanya 37 poin dari 32 laga. Liga reguler sendiri tinggal menyisakan satu pertandingan, dan Ulsan kini terancam masuk ke zona degradasi. Mereka hanya unggul tipis atas Jeju (32 poin) dan Daegu (26 poin), serta berada tepat di bawah Suwon FC (38 poin) dan FC Anyang (39 poin). Nasib klub berjuluk "Tigers" itu akan ditentukan dalam putaran relegation round usai fase reguler berakhir.

Krisis ini juga mendorong CEO Ulsan HD, Kim Kwang-Guk, untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas keterpurukan tim. Sebagai langkah cepat, manajemen menunjuk Noh Sang-rae, direktur tim muda Ulsan sekaligus pelatih berpengalaman di K League, sebagai caretaker hingga klub menemukan pengganti tetap.

Ulsan akan memulai era pasca-STY dalam laga pekan ke-33 melawan Gwangju FC yang dijadwalkan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, usai jeda internasional FIFA. Laga ini akan menjadi awal dari pertarungan hidup-mati Ulsan untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan.