Tak Diberi Hak Pembagian Pendapatan, Tiga Member EXO-CBX Bawa Agensi INB100 ke Jalur Hukum

Genvoice.id | 09 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Kabar mengejutkan kembali datang dari industri hiburan Korea Selatan setelah tiga personel grup idola K-Pop ternama EXO, yakni Baekhyun, Chen, dan Xiumin, dilaporkan mengambil langkah hukum tegas terhadap agensi INB100.

Subunit yang dikenal sebagai EXO-CBX ini resmi mengajukan gugatan hukum guna menuntut penangguhan sementara kontrak eksklusif mereka. Keputusan tersebut diambil akibat perselisihan internal terkait hak pembagian pendapatan yang belum terselesaikan serta polemik manajemen yang kian kompleks.

1. Pemicu Gugatan Hukum dan Masalah Pembayaran

Perselisihan antara subunit EXO-CBX dan agensi INB100 telah berlangsung selama beberapa bulan:

  • Penghentian Kontrak: Baekhyun, Chen, dan Xiumin telah melayangkan pemberitahuan resmi sejak Maret dan mengumumkan pengakhiran kerja sama pada April akibat masalah pembayaran bagi hasil yang tidak kunjung beres.

  • Tuntutan Hukum: Langkah pengajuan gugatan ke pengadilan ini diambil sebagai upaya resmi untuk membekukan kewajiban kontrak eksklusif mereka di tengah sengketa keuangan tersebut.

2. Dinamika Kepemilikan Agensi dan Kasus Penipuan

Struktur kepemilikan agensi INB100 mengalami perubahan signifikan sejak pertama kali didirikan:

  • Pengambilalihan Agensi: Baekhyun mendirikan INB100 pada 2023 sebelum Chen dan Xiumin bergabung pada Januari 2024. Namun, kepemilikan agensi kemudian diakuisisi oleh One Hundred Label yang dipimpin oleh Cha Gawon.

  • Pimpinan Terjerat Hukum: Cha Gawon baru-baru ini didakwa atas tuduhan kasus penipuan bernilai fantastis mencapai 30 miliar won, dengan persidangan perdana yang dijadwalkan bakal digelar pada Oktober mendatang.

3. Dampak Sengketa Terhadap Aktivitas Grup EXO

Konflik hukum yang berlarut-larut ini turut memengaruhi keterlibatan ketiga anggota dalam agenda utama grup:

  • Absen dari Album Terbaru: Sengketa hukum berkepanjangan antara INB100 dan SM Entertainment membuat EXO-CBX tidak dapat berpartisipasi dalam pembuatan album penuh kedelapan EXO yang bertajuk Reverxe.

  • Peluncuran Album EXO: Album Reverxe yang dirilis pada Januari lalu menjadi karya perdana EXO setelah dua setengah tahun vakum, meski harus tampil tanpa kehadiran tiga member subunit tersebut.

Konflik hukum antara personel EXO-CBX dan agensi INB100 menambah daftar panjang sengketa transparansi finansial di industri musik K-Pop.

Keputusan Baekhyun, Chen, dan Xiumin untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum diharapkan dapat memberikan kejelasan hak-hak artis, sekaligus menjadi momentum penting penyelesaian sengketa agar mereka dapat kembali fokus menyapa para penggemar lewat karya-karya terbaiknya.