66 Potongan Tubuh Ditemukan! Kasus Mutilasi Sadis di Surabaya Bikin Geger, Pelaku Ternyata Suami Korban

Genvoice.id | 09 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah kasus pembunuhan yang super sadis terjadi, di mana seorang suami bernama Alvi Maulana (24) tega memutilasi istrinya sendiri, Tiara Angelina Saraswati (25).

Yang lebih bikin miris, potongan tubuh korban yang katanya mencapai 66 bagian ini disebar di beberapa lokasi, dari Surabaya sampai Mojokerto.

Awalnya, kasus ini terungkap gara-gara ada warga yang sedang mencari rumput di sekitar Jalan Raya Pacet, Mojokerto. Tiba-tiba, dia menemukan potongan daging dan telapak kaki manusia pada Sabtu, 6 September 2025.

Panik, si warga ini langsung lapor polisi. Begitu polisi datang, mereka langsung bergerak cepat melakukan SOP. Menurut Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mereka langsung mengerahkan anjing pelacak untuk menyisir area tersebut.

Hasilnya? Gak main-main, mereka berhasil menemukan total 66 potongan tubuh dengan ukuran rata-rata 14 sentimeter. Kebayang kan gimana kejamnya perbuatan ini?

Setelah potongan tubuh itu ditemukan, polisi langsung bekerja keras untuk mengidentifikasi korban. Lewat sidik jari, akhirnya ketahuan deh kalau korban itu adalah Tiara Angelina Saraswati, warga Made Kidul, Lamongan.

Setelah identitas korban diketahui, polisi langsung melanjutkan penyelidikan dan menemukan fakta bahwa Tiara ini ngontrak bersama suaminya, Alvi Maulana, di daerah Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya.

Tanpa buang waktu, polisi langsung mendatangkan kontrakan tersebut dan berhasil menangkap Alvi. Saat digeledah, polisi bahkan menemukan potongan tubuh lain, salah satunya mata korban yang disembunyikan di dalam lemari! Gila, kan?

Dari hasil pemeriksaan, Alvi yang berprofesi sebagai driver Gojek itu ngaku kesal dengan istrinya yang dinikahkan secara siri. Pemicunya sepele banget, Gen. Katanya, dia marah karena saat pulang, pintu kontrakan terkunci dari dalam.

Hal ini bikin keduanya terlibat cekcok, yang sayangnya berujung pada tindakan kejam itu. Alvi mengaku memutilasi istrinya di dalam kamar mandi. Sampai sekarang, Alvi masih diperiksa intensif oleh pihak kepolisian untuk menggali keterangan lebih dalam.

Kasus ini bener-bener jadi pengingat betapa bahayanya emosi yang tidak dikontrol. Semoga korban mendapatkan keadilan yang setimpal.