Kronologi Penembakan di Sekolah Thailand: Pelaku Diduga Alami Stress Berat

Genvoice.id | 09 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Insiden penembakan tragis terjadi di sebuah sekolah di Thailand dan langsung mengguncang publik.

Peristiwa ini melibatkan seorang remaja yang diduga melakukan aksi brutal hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Berikut kronologi lengkap kejadian yang kini menjadi sorotan dunia.

Peristiwa bermula pada pagi hari ketika pelaku, seorang remaja berusia sekitar 14 tahun, diduga lebih dulu melakukan penembakan di rumahnya sendiri. Ia menembak anggota keluarganya sebelum berangkat ke sekolah dengan membawa senjata api milik keluarganya.

Setibanya di sekolah, pelaku yang masih berstatus siswa itu mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Namun situasi berubah drastis saat ia tiba-tiba mengeluarkan senjata dan melepaskan tembakan di dalam lingkungan sekolah. Sasaran awal disebut mengarah ke guru dan staf sekolah.

Aksi tersebut memicu kepanikan. Para siswa dan guru berlarian menyelamatkan diri, bahkan ada yang terpaksa bersembunyi untuk menghindari tembakan. Dalam waktu singkat, sejumlah korban berjatuhan, baik meninggal dunia maupun mengalami luka-luka serius.

Pelaku diketahui menembakkan puluhan peluru selama aksinya berlangsung. Insiden baru berakhir setelah ia melukai dirinya sendiri, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku disebut memiliki ketertarikan terhadap senjata api dan konten kekerasan. Ia juga dilaporkan mengalami tekanan psikologis, termasuk stres terkait akademik dan kondisi keluarga.

Jumlah korban dalam insiden ini dilaporkan mencapai lebih dari puluhan orang, dengan beberapa di antaranya meninggal dunia dan lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Kasus ini kembali memicu perdebatan soal kepemilikan senjata api di Thailand yang tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah setempat pun berjanji akan mengevaluasi aturan terkait kepemilikan senjata serta meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah.