Apple Buka Sewa iPhone Mulai Rp300 Ribuan per Bulan, Begini Syarat dan Cara Kerjanya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Apple kini menghadirkan layanan baru yang memungkinkan konsumen menggunakan iPhone dan sejumlah perangkat Apple lainnya dengan sistem sewa bulanan. Program bernama Apple Upgrade tersebut menawarkan biaya mulai 17,99 dolar AS atau sekitar Rp325.000 per bulan untuk perangkat iPhone.
Selain iPhone, layanan ini juga mencakup sejumlah produk Apple lainnya, seperti Apple Watch, iPad, dan Mac. Apple meluncurkan program tersebut melalui kerja sama dengan perusahaan layanan pembayaran Klarna setelah rencananya lebih dulu diberitakan Bloomberg pada akhir Juni 2026.
Melalui Apple Upgrade, biaya sewa perangkat Apple dimulai dari 17,99 dolar AS atau sekitar Rp325.344 per bulan untuk iPhone. Sementara Apple Watch dan iPad masing-masing ditawarkan mulai 11,99 dolar AS atau sekitar Rp216.867 per bulan, sedangkan Mac mulai 24,99 dolar AS atau sekitar Rp451.954 per bulan.
Besaran biaya tersebut tidak berlaku sama untuk setiap perangkat karena harga sewa disesuaikan dengan model dan durasi kontrak yang dipilih. Semakin tinggi spesifikasi perangkat yang digunakan, biaya bulanannya juga semakin besar.
Untuk iPhone dan Apple Watch, pengguna dapat memilih kontrak selama 12 atau 24 bulan. Sementara itu, perangkat iPad dan Mac tersedia dengan pilihan masa sewa yang lebih panjang, yakni 24 atau 36 bulan.
Sebagai gambaran, iPhone 17 Pro berkapasitas 256 GB dikenakan biaya 31,99 dolar AS atau sekitar Rp578.905 per bulan apabila menggunakan kontrak 24 bulan. Jika memilih masa sewa 12 bulan, biaya bulanannya meningkat menjadi 45,99 dolar AS atau sekitar Rp832.186.
Sementara untuk perangkat komputer, MacBook Pro 14 inci dengan RAM 16 GB dapat disewa dengan biaya 38,99 dolar AS atau sekitar Rp705.521 per bulan melalui kontrak selama 36 bulan.
Menariknya, pelanggan tidak harus langsung membeli perangkat setelah masa sewa selesai. Apple memberikan tiga pilihan, yaitu mengembalikan perangkat dan mengakhiri kontrak, menukarnya dengan perangkat terbaru melalui kontrak baru, atau membayar sisa nilai perangkat untuk menjadikannya milik pribadi.
Jika pelanggan memilih opsi pembelian, nominal yang perlu dibayarkan merupakan selisih antara harga perangkat dan total pembayaran sewa yang sudah dilakukan. Apple juga menyatakan bahwa Klarna tidak mengenakan biaya tambahan di luar pajak yang berlaku.
Untuk pelanggan yang ingin mengembalikan atau menukar perangkat, Apple akan menyediakan kotak pengiriman dengan label prabayar. Mekanisme tersebut dibuat serupa dengan layanan trade-in yang selama ini sudah ditawarkan Apple kepada penggunanya.
Syarat Sewa iPhone Lewat Apple Upgrade
Program Apple Upgrade dapat diakses melalui Apple Store online, aplikasi Apple Store, maupun toko fisik Apple. Namun, untuk saat ini layanan tersebut baru tersedia bagi konsumen yang berada di Amerika Serikat.
Apple juga menyediakan opsi trade-in yang memungkinkan pengguna mengurangi beban biaya bulanan. Nilai perangkat lama yang ditukar akan diperhitungkan sebagai kredit setiap bulan selama mengikuti program.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi konsumen untuk menggunakan Apple Upgrade. Pengguna harus berusia minimal 18 tahun, memiliki akun Apple dan Klarna yang aktif, serta lolos pemeriksaan kredit ringan.
Khusus untuk penyewaan iPhone, pengguna juga diwajibkan melakukan aktivasi perangkat dengan paket pascabayar dari operator AT&T, Verizon, atau T-Mobile. Meski demikian, perangkat yang diperoleh melalui program tersebut tetap berstatus unlocked sehingga dapat digunakan bersama operator lain setelah proses aktivasi.
Pengguna juga memiliki pilihan untuk menambahkan perlindungan AppleCare+ maupun AppleCare One. Namun, biaya perlindungan tersebut tidak termasuk dalam pembayaran sewa bulanan dan harus dibayarkan secara terpisah.
Apple menyebut proses pengajuan Apple Upgrade dapat dilakukan hanya dalam beberapa menit. Jika memenuhi seluruh persyaratan, pelanggan bahkan bisa memperoleh persetujuan secara instan.
Apple Hentikan iPhone Upgrade Program
Bersamaan dengan peluncuran Apple Upgrade, Apple juga menghentikan dua layanan pembiayaan sebelumnya di Amerika Serikat, yakni iPhone Upgrade Program dan iPhone Payments.
iPhone Upgrade Program sebelumnya memungkinkan pelanggan mencicil iPhone selama 12 bulan dan kemudian melakukan upgrade ke model terbaru. Program tersebut juga sudah mencakup perlindungan AppleCare+.
Sementara itu, iPhone Payments merupakan layanan cicilan reguler yang memungkinkan konsumen membeli iPhone secara bertahap tanpa fasilitas pergantian perangkat tahunan.
Meski kedua program tersebut dihentikan untuk pelanggan baru, pengguna lama masih dapat meneruskan pembayaran hingga perangkat yang dimiliki lunas. Ketika hendak membeli iPhone berikutnya, mereka harus menggunakan Apple Upgrade atau metode pembayaran lainnya.
Apple masih mempertahankan opsi pembelian melalui Apple Card Monthly Installments. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah Apple Upgrade nantinya akan diperluas ke negara lain, termasuk Indonesia.
Jika program ini masuk ke pasar Indonesia, sistem sewa tersebut berpotensi menjadi alternatif baru bagi konsumen yang ingin menggunakan iPhone terbaru tanpa harus membayar harga perangkat secara penuh di awal. Untuk saat ini, masyarakat Indonesia masih harus menunggu informasi resmi Apple terkait kemungkinan ekspansi layanan tersebut.