Pemerintah Ubah Arah Digitalisasi! Layanan Publik Kini Wajib Fokus pada Rakyat, Bukan Lagi Instansi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Transformasi digital pemerintahan Indonesia tengah memasuki babak baru, Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Mira Tayyiba, menegaskan bahwa layanan publik digital kini harus berorientasi penuh pada masyarakat, bukan lagi hanya memenuhi kebutuhan birokrasi pemerintah.
"Sekarang paradigmannya kita ubah menjadi citizen-centric, yaitu berfokus kepada masyarakat pengguna. Jadi masyarakat cukup sekali menyampaikan data, dan kami di pemerintahan yang akan saling terhubung," ujar Mira, dikutip dari Antara, Sabtu (9/8).
Menurutnya, perubahan paradigma ini penting karena selama ini digitalisasi layanan publik di Indonesia masih bersifat silo alias terpisah-pisah antarinstansi. Orientasi baru ini bahkan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, di mana transformasi digital pemerintahan dijabarkan secara lebih konkret dan strategis.
Transformasi ini tidak hanya menuntut infrastruktur digital yang andal, tetapi juga kerja sama lintas instansi, pendekatan berbasis data, serta sistem yang aman dan terintegrasi.
"Bukan cuma soal infrastruktur atau ekonomi digital, tapi bagaimana mendigitalkan pemerintah itu sendiri, menciptakan layanan publik yang seamless, aman, dan berfokus kepada pengguna," kata Mira.
Salah satu aspek penting dari transformasi ini adalah infrastruktur data, khususnya peran Pusat Data Nasional (PDN) yang menjadi tulang punggung integrasi antarinstansi. Sesuai dengan Perpres 95 Tahun 2018, seluruh data pemerintah pusat dan daerah akan disimpan di fasilitas PDN yang dikelola negara.
Namun, menyadari tantangan skala dan kompleksitas digitalisasi layanan publik, pemerintah kini juga membuka opsi kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk penyedia layanan cloud dan industri data center swasta-tentu saja dengan syarat keamanan dan kedaulatan data yang ketat.
"Semoga teman-teman pelaku industri, pelaku data center bisa melihat ini sebagai sinyal positif bahwa pemerintah membuka diri untuk kolaborasi," ujarnya.
Dirjen Mira juga mengajak seluruh ekosistem industri digital untuk ikut berkontribusi melalui saran, dukungan, dan kolaborasi, agar modernisasi layanan publik digital benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan efisien.