Tragis! Dua Mayat Ditemukan 20 Mil dari Lokasi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, 27 Orang Masih Hilang

Genvoice.id | 09 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dua jasad pria kembali ditemukan oleh nelayan di sekitar Selat Tanjung Anjir Sembulungan, sekitar 20 mil dari lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Selasa (9/7) dini hari.

Dilansir dari Antara, tragedi ini terus mengundang duka mendalam, seiring jumlah korban meninggal bertambah sementara puluhan lainnya masih belum ditemukan.

Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, menjelaskan bahwa korban pertama ditemukan sekitar pukul 01.24 WIB oleh nelayan, kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Muncar dan dibawa ke RSUD Blambangan untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.

"Mayat diduga kuat korban kapal tenggelam tersebut ditemukan di bagian selatan Selat Bali, berjarak lebih dari 18 mil dari titik tenggelamnya kapal," ungkapnya.

Korban mengenakan kaos pendek dan celana pendek warna hitam, diduga merupakan penumpang atau kru kapal yang karam di perairan lintasan Ketapang-Gilimanuk pada Kamis malam, 3 Juli 2025.

Mayat kedua ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB, juga oleh nelayan, masih di sekitar Selat Tanjung Anjir. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dan Polairud menggunakan speedboat, dan jenazah kini sedang dalam perjalanan menuju daratan.

Posko SAR gabungan mencatat hingga hari ini, 30 orang ditemukan selamat, 8 korban ditemukan meninggal dunia dan 27 orang masih dalam pencarian intensif

KMP Tunu Pratama Jaya, yang membawa 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan, tenggelam di Selat Bali pada Kamis malam (3/7) pukul 23.35 WIB. Upaya pencarian terus dilakukan siang dan malam dengan melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, dan relawan.