Mencekam! Gunung Semeru Meletus 4 Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 1 Kilometer, Warga Diminta Siaga
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini mengalami empat kali erupsi dalam sehari, Rabu (9/7), dengan kolom letusan tertinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.
Dilansir dari Antara, menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.31 WIB dengan kolom abu setinggi 400 meter, berwarna putih hingga kelabu, dan mengarah ke barat daya.
Erupsi kedua menyusul pada pukul 06.26 WIB, dengan ketinggian kolom abu mencapai 800 meter. Kolom abu kali ini terpantau lebih tebal dan mengarah ke barat.
Tak lama berselang, erupsi ketiga terjadi pada pukul 08.14 WIB dengan letusan tertinggi hari itu, yaitu mencapai 1 kilometer di atas puncak Gunung Semeru. Abu vulkanik terpantau pekat dan menyebar ke arah barat dan barat daya, terekam dengan amplitudo 22 mm dan durasi 214 detik di seismograf.
Erupsi keempat terjadi pada pukul 10.23 WIB, meski visual letusan tidak teramati akibat kabut tebal, namun alat seismograf kembali mencatat aktivitas vulkanik dengan durasi 118 detik.
Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl saat ini berada dalam status Waspada (Level II). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun mengeluarkan rekomendasi tegas kepada masyarakat:
-
Dilarang beraktivitas dalam radius 8 km di sektor tenggara Besuk Kobokan.
-
Waspadai potensi bahaya hingga 13 km di sepanjang aliran sungai dari puncak.
-
Jangan mendekati area dalam radius 3 km dari kawah karena berisiko terkena lontaran batu pijar.
-
Waspadai potensi lahar hujan di sungai-sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Ghufron juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG serta BPBD setempat.