Film 'Superman' Siap Melesat di Box Office, Ditargetkan Raup $130 Juta di Pekan Perdana
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film terbaru "Superman" garapan James Gunn diperkirakan akan membuka debutnya dengan pendapatan domestik mengesankan, yakni lebih dari $100 juta. Bahkan, proyeksi dari lembaga pelacakan industri menunjukkan potensi pendapatan mencapai $130 juta dalam pekan pertama penayangan di Amerika Utara.
Sebagai kepala DC Studios dan sutradara film ini, Gunn memegang peran ganda yang membuatnya turut mengatur ekspektasi publik. Film ini dijadwalkan tayang serentak pada 11 Juli di Amerika Utara serta di 78 pasar internasional, dengan target pemasukan global awal yang juga dipatok di atas $100 juta.
Ketika data pelacakan pertama muncul tiga minggu lalu, angka proyeksi pembukaan sempat mencapai $135 juta. Meski mengalami penyesuaian menjadi $130 juta, angka ini tetap dianggap stabil dan menjanjikan. Dukungan dari kritik positif turut menguatkan optimisme terhadap performa film ini. The Hollywood Reporter menulis bahwa "Superman" berhasil mengembalikan sisi manusia sang pahlawan di era pasca-Zack Snyder. Rating film ini pun tergolong tinggi, yakni 84% di Rotten Tomatoes.
Sebagai perbandingan, "Batman v Superman: Dawn of Justice" meraih pembukaan domestik sebesar $166 juta pada 2016, sementara "Man of Steel" (2013) memperoleh $116 juta. Lebih jauh ke belakang, "Superman Returns" (2006) mencatat lebih dari $84 juta dalam enam hari.
Gunn dan rekannya, Peter Safran, tetap bersikap hati-hati terkait prediksi tersebut. Fenomena kelelahan terhadap film superhero serta performa tak terduga dari beberapa film sebelumnya membuat mereka menekankan pentingnya manajemen ekspektasi.
Dalam "Superman" versi baru ini, David Corenswet berperan sebagai Clark Kent, Rachel Brosnahan sebagai Lois Lane, dan Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor. Film ini juga menampilkan Skyler Gisondo, Isabela Merced, Beck Bennett, Nathan Fillion, Anthony Carrigan, dan Edi Gathegi.
Gunn sebelumnya mengatakan bahwa publik saat ini tengah merindukan sosok pahlawan yang menjunjung nilai moral dan kebaikan. Ia meyakini bahwa karakter Superman dapat menjawab kebutuhan tersebut.
Film ini merupakan proyek perdana di bawah era baru DC Studios setelah Gunn dan Safran mengambil alih kepemimpinan pada akhir 2022. Beberapa proyek selanjutnya yang tengah dikembangkan termasuk serial HBO "Lanterns" dan film "Supergirl" yang dijadwalkan rilis pada 2026.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.